Minggu, April 6, 2025
BerandaBerita BanjarTahun 2019 Banjar Darurat Guru PNS

Tahun 2019 Banjar Darurat Guru PNS

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Kebutuhan guru Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kota Banjar pada tahun 2019 mendatang diperkirakan mengalami kekurangan signifikan, dan ini menjadikan sebuah keadaan darurat sebab banyak yang akan pensiun.

Hal itu ditegaskan Ketua Harian PGRI Kota Banjar, Dadang Darul, kepada Koran HR, Selasa (28/11/2017) lalu. Persoalan ini bukan hanya berlaku di Kota Banjar, tetapi di daerah lainnya atau secara nasional. “Namun bisa dikatakan Kota Banjar darurat guru PNS,” tandasnya.

Untuk itu, pihaknya meminta kepada pemerintah kota supaya memperhatikannya dan segera berupaya terus mendorong pemerintah pusat dengan memberikan kebijakan, salah satunya mengangkat guru honorer.

“Kita maklumi secara langsung Pemkot Banjar tak bisa mengangkat honoror menjadi PNS karena kewenangannya berada di pemerintah pusat. Jadi solusinya, bila memungkinkan kewenangan itu oleh pemerintah pusat dikembalikan lagi ke daerah,” katanya.

Lanjut Dadang, cara seperti itu merupakan sebuah upaya dan salah satu solusi agar keberadaan guru honorer statusnya bisa meningkat menjadi PNS oleh Pemkot Banjar. Dia juga menilai, sebenarnya solusi itu sederhana, tinggal niatan keseriusan pemerintah pusat akan pemberdayaan guru honorer.

Sedangkan, untuk solusi lainnya atas pemberdayaan guru honorer adalah pemerintah kota membuat sebuah kebijakan dengan memberikan SK Guru Tidak Tetap (GTT) menjadi SK Guru Tetap (GT). Karena, dengan honorer diberikan SK GT akan memberikan peluang untuk mendapatkan seritifikasi.

“Pemkot Banjar harus ada niatan pengakuan keberadaan guru honorer. Mereka telah bekerja lama dan mengabdi, juga keberadaannya sangat membantu dunia pendidikan di Kota Banjar. Maka selayaknya status mereka ditingkatkan, yaitu tadi menjadi SK GT,” ucapnya.

Bila kebijakan tersebut diberikan, tentu Pemkot Banjar pun harus menyiapkan segala perangkatnya, seperti regulasi. Termasuk dengan kesejahteraannya, karena apapun sebuah kebijakan mengandung anggaran.

Atas keadaan jumlah guru PNS di Kota Banjar yang tak sebanding ini harus benar-benar disikapi pemerintah kota melalui dinas terkaitnya, dalam hal ini Disdik. Kondisi tersebut harus diantisipasi sejak dini, sebab tahun 2019 di Kota Banjar akan kekurangan guru akibat adanya pensiun massal yang dikhawatirkan bisa menyebabkan masalah pada tahun berikutnya.

Bahkan, kata Dadang, untuk mengisi posisi jabatan kepala sekolah, terutama SD, sebagai penggantinya jarang yang memenuhi syarat sebagaimana ketentuan atau kebijakan daerahnya, yaitu berupa Perwal. Pihaknya pun meminta Pemkot Banjar untuk meninjau ulang Perwal tersebut.

Dalam Perwal itu menyebutkan bahwa untuk bisa menjadi kepala sekolah harus dari guru PNS golongan 4A. Sedangkan dalam Permendikbud harus golongan 3A. Jadi, regulasi daerah tak sejalan dengan regulasi yang ada di atasnya.

“Keinginan kami ini agar Perwal dimaksud ditinjau kembali. Hal ini pun sudah dikomunikasikan dengan menghadap walikota. Bahkan, walikota sendiri merespon dengan baik dan akan menindaklanjutinya,” pungkas Dadang. (Nanks/Koran HR)

Longsor TPT Rumah

Longsor TPT Rumah Terekam Kamera Amatir, Warga Singajaya Garut Panik

harapanrakyat.com,- Longsor Tembok Penahan Tebing (TPT) rumah di Garut, Jawa Barat, terekam kamera amatir warga. Meski tidak ada korban jiwa, namun insiden ini membuat...
Kaleng Kue Lebaran

Balita di Garut Kepalanya Tersangkut Dalam Kaleng Kue Lebaran, Petugas Damkar Turun Tangan

harapanrakyat.com,- Seorang balita di Garut, Jawa Barat, kepalanya tersangkut ke dalam kaleng kue lebaran, Sabtu (5/4/2025). Balita tersebut menangis kesakitan sehingga orang tuanya harus...
Obyek Wisata Curug Panganten

Remaja Asal Tasik Berenang di Obyek Wisata Curug Panganten Ciamis Berujung Maut

harapanrakyat.com,- Seorang remaja asal Kabupaten Tasikmalaya berenang di obyek wisata Curug Panganten, Desa Tanjungsari, Kecamatan Sadananya, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berujung maut. Remaja bernama Rifki...
Tersambar Petir Saat Mandi

Seorang Warga di Tasikmalaya Tersambar Petir Saat Mandi

harapanrakyat.com,- Seorang warga di Kampung Cikajar, Kelurahan Leuwibudah, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, tersambar petir saat sedang mandi di rumahnya, Sabtu (5/4/2025). Beruntung korban...
Perahu Wisata Terbalik

Laka Laut Perahu Wisata Terbalik di Pantai Pangandaran, Polisi Ungkap Kondisi 9 Penumpang

harapanrakyat.com,- Sebuah perahu wisata terbalik di Pantai Barat Pangandaran, Jawa Barat. Perahu yang mengangkut sembilan wisatawan asal Karawang itu terbalik saat melintas di perairan...
Pelaku Curas

Empat Pelaku Curas terhadap Pria Disabilitas di Sumedang Berhasil Ditangkap

harapanrakyat.com,- Empat pelaku curas (pencurian dengan kekerasan) terhadap seorang pria disabilitas berinisial AK (26) di Sumedang, Jawa Barat, berhasil ditangkap jajaran Satreskrim Polres Sumedang. Uniknya,...