Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 67 Kepala Sekolah Dasar (SD) dan SMP serta Pengawas di lingkungan Pemkab Pangandaran dilantik Bupati Jeje Wiradinata, Kamis (14/12/2017). Acara pelantikan yang berlangsung di Aula Setda Pangandaran tersebut dihadiri Sekda Mahmud, Asisten Daerah, Kepala BKPSD serta para Kepala SKPD Pemkab Pangandaran.
Diketahui, 67 Kepala SD, SMP dan Pengawas tersebut di antaranya 56 guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah, 9 auditor dan 2 pengawas sekolah.
Dalam sambutannya, Jeje menyampaikan, bahwa pelantikan dan pengangkatan kepala sekolah tersebut dilatarbelakangi banyaknya sekolah yang tidak memiliki kepala sekolah setelah pensiun massal.
“Pelantikan ini dilaksanakan karena adanya kekosongan kepala sekolah yang cukup banyak. Bagi yang kerjanya baik, tentu saja diberi tanggungjawab besar seperti saat ini,” katanya.
Ia menjelaskan, bahwa Pemkab Pangandaran menginginkan adanya format yang jelas. Artinya, para pegawai yang ada di lingkungannya tersebut, yakni guru, ada yang dipindahkan dan ada juga yang dinaikkan lantaran kualitasnya jelas. Hal itu guna menunjang pemerintahan yang baik.
“Jika ada yang ingin jadi kepala sekolah meminta uang, maka naik pangkatnya juga dipinta uang, sertifikasi dipotong dan mau pensiun dipotong. Semua ini di Pangandaran harus tidak ada lagi,” tegas Jeje.
Jeje menambahkan, Pangandaran yang sudah berumur 5 tahun dan dirinya baru 1 tahun 10 bulan memegang pemerintahan, ia ingin memfokuskan pada persoalan-persoalan mendasar seperti halnya di bidang kesehatan, infrastruktur, penataan kawasan, dan juga pendidikan.
“Tahun kemarin ada sekitar 3 juta pengunjung yang datang ke Pangandaran. Tentu wisatawan memiliki latar belakang dan budaya yang bermacam-macam. Maka dari itu sangat berpengaruh dengan mental generasi muda kita. Dengan itu, peran guru dalam mendidik generasi penerus kita sangat penting,” imbuhnya.
Terakhir, Jeje berharap para guru maupun kepala sekolah untuk memberikan contoh yang baik kepada muridnya. “Jelek bagusnya Bupati tergantung kepala dinas, begitu juga di sekolah tergantung guru-gurunya dan kepala sekolahnya. Maka dari itu saya harap semuanya untuk bersungguh-sungguh mencetak anak didik yang baik,” pungkasnya. (Ntang/R6/HR-Online)