Lantai rumah milik Aco yang retak akibat pergeseran tanah. Foto: Entang SR/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Sebanyak 3 rumah milik warga di Dusun Bulak Banjar, Desa Banjarharja, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran mengalami rusak akibat pergeseran tanah. Kondisi retak pada bagian lantai dan juga dinding membuat khawatir pemilik rumah, terlebih kondisi cuaca saat ini yang kurang bersahabat.
Aco, salah satu pemilik rumah, mengatakan, di lokasi rumahnya dibangun konon dahulunya merupakan bekas sungai yang mana saat ini sudah ditimbun tanah untuk pembangunan rumah.
“Tanah bergesernya itu sekitar pukul 21.00 WIB. Saat kejadian, jelas sekali saya mendengar suara lantai retak dan juga dinding. Lalu saya dan keluarga berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri karena takut terjadi apa-apa,” ujar Aco kepada HR Online, Minggu (19/11/2017).
Dengan kondisi seperti ini, Aco hanya bisa pasrah dan melaporkannya ke pemerintah. Sementara itu, di rumah milik warga lainnya akibat pergeseran tanah air merembes yang berasal dari retakan tanah itu.
Dari informasi yang dihimpun, ketiga rumah terdampak pergeseran tanah di antaranya milik Aco, Holis dan Marnasih. Sementara itu, retakan yang terjadi pada bagian lantai juga menyasar bagian dinding hingga membelah rumah. Tak hanya itu, retakan juga memanjang dari teras hingga ke dapur milik warga. (Ntang/R6/HR-Online)