Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Cukup rendahnya tingkat perekonomian masyarakat di Desa Pangkalan, Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran disebabkan banyaknya faktor yang mempengaruhinya, salah satunya bidang infrastruktur berupa akses jalan yang masih perlu dibenahi.
Meski kondisinya demikian, salah seorang warga Desa Pangkalan yang bernama Frana Yudha justru melawan asumsi tersebut dengan menjalankan sebuah bisnis yang digelutinya di desa secara profesional.
Berupa bekal bisnis peternakan ayam kampung yang digelutinya di Panawangan Ciamis serta pelatihan ternak ayam berkualitas, ia bertekad mengembangkan perekonomian di desanya melalui bisnis tersebut.
“Saya bertekad mengembangkan bisnis ini di tanah kelahiran saya, di Desa Pangkalan. Dengan ini, saya harap nantinya perekonomian masyarakat dapat meningkat dengan cara bermitra dengan perusahaan farm milik saya ini,” jelas Frana kepada Koran HR, Senin (20/11/2017) lalu.
Ia menambahkan, melalui konsep bagi hasil di usahanya tersebut, ia yakin dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar dengan usaha yang rencananya akan dibuka tiap dusun itu.
“Mudah-mudahan saja bisnis ini dapat diterima masyarakat dengan dampak baik yang diterimanya nanti,” pungkas Frana.
Eka Wahyu, salah seorang tukang bangunan, menilai langkah Frana tersebut sudah sangat tepat untuk menggerakkan masyarakat sekitar di bidang peternakan. Pasalnya, potensi di Desa Pangkalan sudah sangat cocok untuk bisnis ternak ayam kampung.
“Apalagi kalau rencana pembangunan kandang di tiap dusun bisa terealisasi. Tentu ini akan membawa dampak baik bagi masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan taraf ekonomi lebih baik lagi,” katanya. (Aceng/R6/Koran HR)