Perbaikan saluran dan pemasangan bronjong Sungai Cikaso. Foto: Suherman/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Sementara itu, Anggota DPRD Ciamis, Kuncoro Jati Suroso, menilai bahwa bencana alam yang menimpa wilayah Cikaso sebetulnya dipengaruhi juga oleh pelaksanaan proyek yang dikerjakan pihak rekanan.
“Jika pengerjaan yang CV Satria Rahayu dilakukan sesuai perencanaan, maka abrasi Sungai Cikaso tidak akan terjadi seperti itu, meski jembatannya ambruk. Dinas juga tidak bisa bilang ada proyek atau tidak jembatan Cikaso ambruk. Jika pengawasan yang dilakukan terhadap proyek yang dijalankan sesuai,” jelasnya.
Pantauan Koran HR di lapangan, kegiatan penanggulangan bencana Cikaso disambut gembira oleh masyarakat. Bahkan mereka dengan sukarela turut membantu pengerjaan proteksi tebing Sungai Cikaso.
Ketua RW 06 Dusun Sukapura, Basori, saat ditemui Koran HR di lokasi, Selasa (24/10/2017) lalu, mengatakan, warga Sukapura mulai merasa tenang setelah Dinas PUPR Kabupaten Ciamis mengupayakan penanggulangan bencana dengan membuat bronjong.
“Meski penanggulangan ini terlambat, namun setidaknya kegiatan ini bisa membuat sedikit tenteram warga. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada pemerintah, dalam hal ini DPUPR yang terjun dan membuat proteksi penahan tebing,” katanya. (Suherman/Es/Koran HR)