Riska Maulida (12), salah seorang santri asal Ponpes Nurul Huda Asy-Syifa Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, asal Desa Madasari merupakan siswi MTs Satu Atap Masawah yang mampu mengukir prestasi sebagai kontestan pidato bahasa arab tingkat nasional. Foto: Madlani/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Kado terindah dalam peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2017 yang berlangsung di Kabupaten Pangandaran salah satunya adalah keterwakilan dua santri asal dari Pangandaran dalam lomba pidato bahasa inggris dan bahasa Indonesia yang akan berlangsung di Surabaya 16 November 2017 mendatang.
Riska Maulida (12), salah seorang santri asal Ponpes Nurul Huda Asy-Syifa Desa Masawah, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, asal Desa Madasari merupakan siswi MTs Satu Atap Masawah yang mampu mengukir prestasi sebagai kontestan pidato bahasa arab tingkat nasional.
Imam Ibnu Hajr, Panitia HSN Pangandaran, mengatakan, pihaknya sangat berbangga dalam kesempatan HSN tahun ini memiliki santri terbaik yang melenggang ke tingkat nasional dalam lomba pidato bahasa arab.
“Kita sudah sampaikan ke Bupati dan para pejabat setelah apel kabengsaan tadi,” singkat Imam kepada HR Online, Minggu (22/10/2017).
Imam menambahkan, dalam peringatan HSN yang ke-3 ini Pangandaran memiliki 2 santri terbaik yang mampu menembus hingga tingkat nasional, yakni Riska Maulida (13) untuk lomba pidato bahasa arab dan Lusi (11) untuk lomba bahasa Indonesia yang mana saat ini masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) di Pangandaran.
“Mudah-mudahan nanti di tingkat nasional tanggal 16 November 2017 di Jawa Timur rombongan dari Jawa Barat, yakni Pangandaran, menjadi juara tingkat nasional. Mohon do’anya saja dari semua masyarakat Pangandaran,” pungkas Imam. (Mad/R6/HR-Online)