Aisyah (37), ibu korban saat menangis histeris melihat jenzah anaknya Meta Kusumasari (13) sudah terbujur kaku di depannya. Foto: Hermanto/HR
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Arifin (41) dan Aisyah (37) warga Lingkungan Cikadu RT 19/8, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, menangis histeris ketika melihat jenazah anaknya Meta Kusumasari (13) sudah terbujur kaku di depannya.
Mereka sangat terpukul dengan kepergian anaknya yang begitu cepat setelah tewas tenggelam di Sungai Citanduy saat berenang bersama teman-temannya, Minggu (3/9/2017) sekitar pukul 11.30 WIB. Dalam tangisnya, sesekali ayahnya, Arifin berteriak menyebut nama anaknya yang kini mulai beranjak remaja tersebut. Begitu pun yang dirasakan sang ibu, Aisyah. Kesedihan begitu mendalam dan seakan tidak percaya dengan kematian anaknya yang begitu cepat dipanggil Sang Khaliq.
Baca Juga:Diduga Tidak Bisa Berenang, Siswi SMPN 7 Banjar Tewas Tenggelam di Sungai Citanduy
Tidak hanya itu, tidak sedikit para tetangga yang menyaksikan ikut meneteskan air mata.
“Meta anak yang baik, saya pun sedih. Tak sedikit tetangga yang melayat ikut meneteskan air mata,” ujar Rohman tokoh masyarakat setempat.
Rencananya, jenazah akan dikebumikan sore ini di TPU Ciaren, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. (Hermanto/R6/HR-Online)