Iis Gantinah (67), korban perampokan, warga jalan Siliwangi RT 05/RW 03 Dusun Kawali, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, ditemukan tewas dengan kondisi tangan diikat tali dan terkunci di dalam kamar. Foto: Edji Darsono/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Kasus pembunuhan sadis disertai perampokan terjadi di Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Jum’at (04/08/2017) pagi tadi. Iis Gantinah (67) warga jalan Siliwangi RT 05/RW 03 Dusun Kawali, Desa Kawali, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, ditemukan tewas dengan kondisi tangan diikat tali dan terkunci di dalam kamar.
Kanit Reskrim Polsek Kawali, Ipda Suwarno, menjelaskan, dari hasil penyelidikan sementara, kasus yang menewaskan Iis ini diduga bermotif pencurian. “Penyelidikan masih berjalan, termasuk kami tengah mengumpulkan keterangan dari saksi dan keluarga korban. Hanya, dugaan sementara mengarah pada kasus pencurian disertai pembunuhan,” ujarnya.
Menurut Suwarno, berdasarkan keterangan saksi, orang yang pertama menemukan korban tewas adalah adik iparnya bernama Awan pada sekitar pukul 06.30 WIB. Saat itu Awan curiga korban mengurung diri di kamarnya. Setelah pintu kamar berhasil dibuka paksa, dia pun terkejut saat melihat korban terlentang di kasur dengan kondisi tangannya terikat tali.
“Saat ditemukan oleh Awan, korban sudah meninggal dunia,” katanya.
Dari hasil pemeriksaan medis, lanjut Suwarno, korban mengalami luka memar di bagian belakang kepala. Diduga korban tewas akibat dipukul benda keras pada bagian belakang kepalanya. Selain itu, ditemukan juga luka memar bekas bekap bantal.
“Apabila melihat dari luka pada bagian kepala korban sudah menunjukan dugaan kuat bahwa korban tewas dibunuh. Hal itu diperkuat dengan temuan tangan korban diikat tali dan terdapat bekas bekapan bantal. Setelah penyelidikan selesai, mudah-mudahan kami bisa secepatnya menangkap pelakunya,” ungkapnya. (Dji/R2/HR-Online)