Mahasiswa KKN Unigal Ciamis Posko Desa Sidaharja, saat menggelar kegiatan sosialisasi bahaya narkoba kepada para pelajar di Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Photo: Tantan Mulyana/HR.
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Galuh (Unigal) Ciamis Posko Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggelar penyuluhan bahaya narkoba kepada siswa dan remaja di desa setempat, Senin (14/08/2017), di Aula Kantor Desa Sidaharja.
Dalam kegiatan itu, mahasiswa KKN Unigal bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, melalui Seksi Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat (P2M).
Salah satu program kerja KKN Posko Sidaharja adalah memberikan sosialisasi bahaya narkoba kepada perwakilan pelajar dan pemuda Karang Taruna Desa Sidaharja, dengan jumlah peserta yang hadir sebanyak 30 orang.
Ketua KKN Posko Sidaharja, Wildan Abdul Azam, mengatakan, dengan digelarnya sosialisasi bahaya narkoba diharapan dapat membentuk imunitas para pelajar dan pemuda lingkup Desa Sidaharja terbebas dari ancaman narkoba.
“Kegiatan ini sebagai salah satu program kerja KKN dengan tema Generasi Muda Berkarya tanpa Narkoba. Tujuannya untuk mengedukasi masyarakat, khususnya pelajar dan pemuda dari berbagai permasalahan yang dihadapi, termasuk masalah narkoba yang saat ini sangat mengkhawatirkan,” kata Wildan.
Dalam kesempatan itu, Kasi P2M BNNK Ciamis, Deny Setiawan S.Sos, MM., menghimbau kepada para pelajar agar dapat mewaspadai ancaman narkoba yang saat ini sudah sangat mengkhawatirkan.
“Sifat jahat narkoba itu merambah ke wilayah dan status sosial tanpa batas, tidak mengenal siapa dia, di mana dia, sebagai apa dia. Jika sudah kecanduan akan sulit keluar dari pengaruhnya,” terang Deny.
Selain menerangkan soal narkoba dengan berbagai jenis dan bahayanya, Deny juga menyampaikan apabila ada teman, keluarga yang terlanjur menjadi pecandu dan korban penyalahgunaan narkoba, segara untuk melapor kepada pihak terkait atau langsung ke BNN untuk direhabilitasi. Baik secara Rehabilitasi Medis atau Rehabilitasi Sosial.
“Kepada para pelajar, tingkatkan semangat belajarnya hingga tercapai cita-cita yang diharapkan, yang tentunya dapat meraih prestasi tanpa narkoba,” tandasnya. (Tantan/R3/HR-Online)