Puluhan warga Dusun Bengkekan, Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran saat bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan. Foto: Madlani/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Puluhan warga di Dusun Bengkekan, Desa Sukahurip, Kecamatan/Kabupaten Pangandaran bergotong royong mengerjakan pembangunan jembatan yang limpas sebagai pengganti jembatan lama yang hanyut akibat diterjang banjir bandang pada Oktober 2016 silam.
Pembangunan jembatan limpas di atas Sungai Kedungori yang diambil dari Dana Desa (DD) tahap pertama sebesar Rp. 100 juta ini, direncanakan sudah bisa digunakan pada September 2017 mendatang.
Menurut informasi yang dihimpun Koran HR, sebelum jembatan dibangun pasca hanyut akibat banjir bandang, warga terpaksa menyebrang sungai dengan cara menyusuri sungai. Jika sungai dalam keadaan surut, warga baru bisa menyebrang dan jika kondisi air sedang naik, warga terpaksa menunggu sekitar 2 jam hingga air surut kembali.
Dalam pembangunan jembatan tersebut, tampak antusias warga dalam proses pembangunan. Hal tersebut cukup dimaklum karena sekitar 15 Kepala Keluarga (KK) dari 39 KK terisolir jika air sedang pasang. Tak hanya laki-laki yang turut membantu pembangunan, kaum hawa pun juga ikut serta membantu proses pembangunan jembatan.
Menurut Kasi Ekbang Desa Sukahurip Kecamatan/Kabupaten Pangandaran, Heru Apriyadi, jembatan penghubung sepanjang 20 meter tersebut sebelumnya hanyut akibat banjir bandang. Pembangunan yang sudah mencapai 70 persen tersebut, ia harap bulan September nanti sudah bisa digunakan.
“Panjang jembatan ini 24 meter dan lebarnya 2,5 meter. Mudah-mudahan jembatan yang kita bangun bersama masyarakat ini bisa selesai sesuai target dan nantinya masyarakat tidak lagi kesulitan,” katanya. (Mad/R6/Koran HR)