Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaan warganya, Pemerintah Desa Pamalayan, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Ciamis, menggelar kegiatan sosialisasi Bahaya Narkoba, di Aula Desa Pamalayan, Kamis, (24/08/2017).
Kegiatan tersebut diikuti sebanyak 30 orang peserta yang terdiri dari perwakilan tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda Karang Taruna, serta ibu-ibu PKK Lingkup Desa Pamalayan.
Sekretaris Desa Pamalayan, Bubun B Rohman, mengatakan, bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan program Pemerintah Desa Pamalayan, untuk pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan wawasan kebangsaan yang dialokasikan dari anggaran desa tahun 2017.
“Pembangunan bukan hanya dalam bentuk fisik saja, namun pembangunan mental perlu dilakukan juga supaya terjadi keseimbangan, sehingga bisa mendukung terciptanya satu tatanan pemerintahan yang baik,” kata Bubun.
Pihaknya menilai, permasalahan narkoba yang sekarang begitu gencar dalam pemberitan diberbagai media, menjadi satu alasan dilaksanakannya kegiatan ini. Tujuannya untuk membangun mental masyarakat, khususnya di lingkup Desa Pamalayan supaya tidak terjerumus ke dalam masalah narkoba.
“Mudah-mudahan dengan kegiatan ini para peserta yang hadir bisa memiliki pemahaman dan keterampilan untuk menolak narkoba,” harap Bubun.
Konselor BNN Kabupaten Ciamis, Rachman Haerudin, S.Sos., sebagai pemateri dalam kegiatan tersebut, memaparkan materi yang bertema “Peran Serta Masyarakat Menuju Indonesia Merdeka dari Narkoba.
Selain membahas mengenai apa itu narkoba, jenis-jenis dari narkoba, serta dampak buruknya terhadap tubuh apabila narkoba disalahgunakan, Rachman juga menyampaikan bahwa peredaran narkoba saat ini sudah merambah ke berbagai wilayah tanpa batas.
“Tidak hanya perkotaan, tapi sudah masuk ke pelosok pedesaan dan perkampungan dengan sasaran target tanpa pandang bulu, termasuk anak-anak. Narkoba sudah menjadi ancaman serius bangsa ini. Untuk itu kita harus lebih peduli bila ada sanak saudara ataupun tetangga kita yang menyalahgunakan narkoba, jangan takut dan ragu untuk segera melaporkan ke BNN,” tandasnya.
Guna menekan angka penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba di lingkungan masyarakat, maka dibutuhkan peran serta semua pihak, termasuk para pemuda dalam upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), dengan harapan lingkungan bersih narkoba. (Tantan/R3/HR-Online)