Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Sebelum ditemukan tewas pada Selasa (18/07/2017) pagi, di Blok Batuhiu Dusun Buniayu RT 09/RW 03 Desa Karangjaladi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Sahli (korban) pada malam harinya atau sekitar pukul 18.30 WIB berpamitan kepada istrinya untuk pergi ke acara hajatan.
Namun, ditunggu hingga larut malam korban tak kunjung pulang ke rumah. Dikontak melalui handphonenya pun tidak diangkat. Istrinya lantas cemas dan mengontak beberapa saudaranya untuk menanyakan keberadaan korban.
Berita Terkait: Mayat dengan Luka Bacok di Pangandaran, Polisi: Kuat Dugaan Korban Dibunuh
Setelah tak ada kontak, pihak keluarga pun akhirnya memutuskan untuk mencari korban. Bahkan, adik korban, Aji Maulana, sempat mencari korban sampai dini hari. Namun hasilnya nihil.
“Setelah bingung mencari kakak saya, akhirnya saya pulang ke rumah. Namun, tak lama setelah sampai rumah, saya mendapat telepon dari Atin, saudara saya. Atin waktu itu memberi kabar bahwa di daerah Batuhiu ada penemuan mayat,” ujarnya, kepada Koran HR, Selasa (18/07/2017).
Aji mengatakan, awalnya dirinya tak yakin bahwa mayat yang ditemukan di Batuhiu itu kakaknya. Namun, tambah dia, dirinya penasaran dan memutuskan pergi untuk melihat serta memastikan bahwa mayat tersebut bukan kakaknya.
“Sesampainya di lokasi, saya terkejut ternyata mayat itu kakak saya. Lebih terkejut lagi ketika beberapa warga menyimpulkan bahwa terdapat luka bacokan di bagian kepalanya. Saya tidak menyangka kakak saya meninggal dengan kondisi yang mengenaskan,” ujarnya. (Ntang/Koran-HR)
Berita Terkait
Dugaan Pembunuhan di Pangandaran, di TKP Ditemukan Kerudung dan Bungkus Komik
Diduga Dibunuh, Mayat dengan Luka Bacok Ditemukan di Batuhiu Pangandaran