Saung Kalapa Pangandaran milik Asep Waton yang berada di Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran. Foto: Askar/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Saung Kalapa Pangandaran yang berlokasi di Dusun Kemplung, Desa Karangbenda, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran menjadi daya tarik sendiri bagi wisatawan. Selain karena pemanfaatan batok kelapa kowong (bolong), juga karena memberdayakan masyarakat sekitar.
Asep Alim Imron atau yang akrab dipanggil Asep Waton, pemilik Saung Kalapa Pangandaran, mengatakan, konsep saung miliknya tersebut semua berbahan dari pohon kelapa, baik itu pohon, daun, lidi ataupun batoknya.
Bahkan, kata Asep, saung tersebut beserta mesin penghalus batok juga sedang dalam proses dipatenkan.
“Pohon kelapa sangat potensial di Pangandaran. Apalagi selama ini belum banyak yang memberdayakan limbah kelapa secara terpadu seperti halnya batok kelapa dibuat mozaik yang mana berfungsi sebagai lantai, dinding bahkan dijadikan pelapis furniture,” terang Asep kepada Koran HR, Selasa (18/07/2017).
Hasil kerajinan dari batok kelapa yang dibuat Asep Waton, pemilik Saung Kalapa Pangandaran. Foto: Askar/HR
Kelebihan dari konsep saung miliknya itu, kata Asep lagi, tidak menggunakan bahan kimia atau pengawet. Artinya, semua kerajinan yang ada di saung tersebut menggunakan bahan dengan kualitas terbaik.
“Kita sudah produksi kap lampu, asbak, cangkir, cerek, celengan, sendok, piring, hiasan dinding serta jenis lainnya,” imbuh Asep.
Meskipun ia baru merintis sejak tujuh bulan lalu, namun ia saat ini sudah memiliki galeri dan workshop.
“Saya harap warga sekitar bisa terpacu untuk berkarya guna mendongkrak perekonomian supaya lebih meningkat lagi,” pungkas Asep. (Askar/R6/Koran HR)