Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Kapolsek Parigi AKP Lubis, menegaskan, hasil penyelidikan sementara dengan memeriksa kondisi luka pada mayat yang ditemukan di Blok Batuhiu Dusun Buniayu RT 09/RW 03 Desa Karangjaladi, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (18/07/2017) sekitar pukul 06.00 WIB, kuat dugaan bahwa korban tewas akibat dibunuh.
“Namun itu baru dugaan sementara. Karena proses penyelidikan masih berjalan dan perlu dikuatkan dengan hasil pemeriksaan medis. Hanya, apabila melihat luka pada kepala dan kening korban, kami menduga akibat penganiayaan,” ujarnya, kepada HR Online, di Mapolsek Parigi, Selasa (18/07/2017).
Lubis pun memprediksi apabila benar korban tewas dibunuh, dipastikan pelaku lebih dari satu orang. Pasalnya, dari hasil penyelidikan sementara di lapangan, ada dugaan korban diseret hingga dimasukan ke dalam lobang got. “Dugaan itu baru analisa kami setelah menemukan bercak darah yang berceceran di sekitar penemuan mayat,” ujarnya.
Pihaknya, lanjut Lubis, kini tengah bekerja guna mengungkap penyebab tewasnya korban. “Kini kami tengah mengumpulkan informasi dari sejumlah saksi serta keluarganya untuk mengorek keterangan lebih dalam. Selain itu, kami pun masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik dari Dikpol. Mudah-mudahan saja segera ada titik terang untuk mengungkap kasus dugaan pembunuhan ini,” ungkapnya.
Lubis memprediksi apabila benar korban tewas akibat dibunuh, diperkirakan pelakunya lebih dari dua orang. “Hasil penyelidikan awal tengah kami kembangkan. Dan ada beberapa hasil penyelidikan kami yang belum bisa disampaikan ke publik. Yang pasti, kami tengah bekerja mengungkap kasus ini,” ungkapnya. (Ntang/Koran-HR)
Berita Terkait
Dugaan Pembunuhan di Pangandaran, di TKP Ditemukan Kerudung dan Bungkus Komik
Diduga Dibunuh, Mayat dengan Luka Bacok Ditemukan di Batuhiu Pangandaran