Photo: Ilustrasi net/Ist
Berita Kesehatan, (harapanrakyat.com),-
Penderita insomnia biasanya mengalami sulit tidur dalam jangka waktu yang cukup lama. Mereka baru bisa tidur dini hari atau menjelang subuh. Insomnia bisa terjadi akibat siklus tidur yang tidak teratur.
Banyak orang beranggapan bahwa perubahan gaya hidup sekarang ini adalah pemicu terjadinya insomnia. Misalnya, kebiasaan yang tidak bisa terlepas dari gadget serta mobilitas tinggi adalah pemicu terjadinya insomnia, sehingga berpengaruh pada siklus tidur seseorang, termasuk adanya urbanisasi.
Namun, anggapan tersebut dibantah oleh penelitian yang baru-baru ini lakukan oleh tim peneliti University of Surrey. Menurut tim peneliti, urbanisasi dan gaya hidup modern tidak mepengaruhi jumlah waktu tidur yang dimiliki seseorang.
Dalam penelitian tersebut, tim peneliti melakukan pemeriksaan kepada orang-orang di dua komunitas berbeda yang ada di kota kecil serta masyarakat pedesaan. Berdasarkan hasil penelitian, ternyata orang-orang yang sudah pensiun dan tinggal di kota memiliki waktu tidur tak jauh berbeda dengan orang-orang yang tinggal di pedesaan. Penelitian ini dilakukan selama 2 tahun dan dipublikasikan di jurnal Scientific.
Salah seorang peneliti, Dr. Andrew Beal, mengatakan, pola tidur masyarakat pedesaan dilakukan lebih awal, sebab akses listrik terputus. “Memang terdapat perdebatan mengenai waktu tidur yang kurang diubah oleh industrialisasi. Tetapi setelah melihat dampak urbanisasi di komunitas berbeda, kita dapat memahami apa yang membuat insomnia terjadi,” ungkap Beal.
Sementara itu, peneliti lainnya, profesor Malcolm von Schantz, menjelaskan, bahwa temuan dari hasil penelitian ini menunjukkan penundaan waktu tidur bisa terjadi karena adanya akses listrik secara tidak langsung.
“Di beberapa negara industri, elektrifikasi itu bisa saja berpengaruh,” ungkap Malcolm, seperti dikutip dari Daily Mail, Kamis (20/07/2017).
Menurut penelitian tersebut, cara mudah memperbaiki siklus tidur adalah dengan mengubah perilaku. Membiasakan, bahkan memaksa tubuh untuk tidur lebih awal dapat berpengaruh terhadap siklus tidur tubuh. (Eva/R3/HR-Online)