Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sayap jembatan Ciwadori Desa Buniseri, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat sudah sejak lama dibiarkan ambruk. Hal itu terjadi lantaran tergerus air dari saluran (drainase).
Nana, warga sekitar, ketika ditemui Koran HR, Selasa (04/07/2017) lalu, mengatakan, jembatan Ciwadori berada di jalur nasional, tepatnya di wilayah perbatasan Desa Buniseuri dan Desa Selamanik.
“Sebagian sayap jembatan ambruk akibat sering diguyur langsung air dari drainase. Selain itu juga disebabkan karena konstruksi bangunan yang sudah tua, sehingga sangat mudah runtuh saat diguyur hujan lebat dan arus sungai deras,” katanya.
“Jembatan itu dibangun tahun 1992. Dan ambruknya sayap jembatan juga mengakibatkan kolam milik warga yang ada di sekitarnya terancam longsor,” kata Nana.
Memed, warga lainnya, ketika ditemui Koran HR, Selasa (04/07/2017) lalu, membenarkan, akibat ambruknya sayap jembatan, tanah kolam milik warga tergerus, apalagi bila hujan turun deras. Pada kondisi itu, pemilik kolam tidak berani menanam ikan berlebihan.
“Sebab mereka khawatir tebing sungai tiba-tiba longsor,” katanya.
Kepala Desa Buniseuri, Maman Sulaeman, ketika dihubungi Koran HR, Selasa (04/07/2017) lalu, berharap Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis segera memperbaiki kondisi Jembatan Ciawadori
“Sebagian saya sudah ambruk. Bila tidak secepatnya diperbaiki, dikhawatirkan akan merambah ke bagian talud jembatan. Selain memperbaikinya, kami juga meminta pemerintah membangun proteksi tebing,” pungkasnya. (Dji/Koran HR)