Kepala Desa Sidarahayu, Pipin Kholis, memperlihatkan renovasi kantor desa yang kini sudah mulai dikerjakan. Photo: Eva Latifah/HR.
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Di tahun 2017 ini, Pemerintah Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, telah merampungkan kegiatan infrastruktur berupa pengencoran jalan desa di dua titik di wilayah Dusun Pasungsari. Anggaran yang digunakan dalam pembangunan tersebut bersumber dari bantuan keuangan aspirasi dewan sebesar Rp.294 juta.
Kepala Desa Sidarahayu, Pipin Kholis, mengatakan, rencananya di tahun ini pun pihaknya juga akan menerima kembali bantuan keuangan aspirasi dewan sebesar Rp.50 juta. Angaran itu nantinya akan dialokasikan untuk pengecoran jalan desa di Dusun Manganti.
Pendapatan Desa Sidarahayu di tahun anggaran 2017 ini mencapai Rp.1.555.003.000, yang diperoleh dari PADes Rp.122.500.000, Dana Desa (DD) Rp.812.635.000, Alokasi Dana Desa (ADD) Rp.435.104.000, Bagi Hasil Pajak dan retribusi (BHP) sebesar Rp.19.072.000, Bantuan Keuangan Provinsi (BKP) Rp.165.000.000, Bantuan Keuangan Khusus (BKK) sebesar Rp.10.692.000.
“ADD akan dialokasikan untuk pembangunan jembatan desa tingkat usaha tani yang lokasinya di Dusun Manganti, dan pemasangan saluran pembuangan sawah Blok Pesantren di Dusun Pasungsari,” terang Pipin, kepada Koran HR, saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (06/06/2017).
Sedangkan, anggaran DD sebagian besar dialokasikan untuk pengecoran jalan di 10 RT yang ada di Dusun Manganti, dan 3 RT di Dusun Talangbanteng. Pipin menyebutkan, bahwa Desa Sidarahayu memiliki tiga dusun, yakni Dusun Manganti, Talangbanteng dan Dusun Pasungsari.
Kemudian, lanjut Pipin, Bantuan Provinsi (Banprov) tahun anggaran 2016 dan 2017 yang diterima desanya digunakan untuk rehab kantor desa, dan pengerjaannya kini sudah mulai dilakukan.
Selain itu, dari total anggaran yang diperoleh, pihaknya juga mengalokasikan bagi pembinaan kemasyarakatan sebesar Rp.41.285.000, serta untuk pemberdayaan masyarakat sebesar Rp.37.292.000.
“Warga masyarakat di sini sebagian besar adalah petani, lalu penyadap gula aren dan pengusaha. Jadi tentunya pembinaan kemasyarakatan dan pemberdayaan masyarakat sangat dibutuhkan. Luas areal pesawahan yang ada di wilayah Desa Sidarahayu sendiri mencapai 272 hektar,” jelasnya. (Eva/Koran-HR)