Photo: Net/Ist.
Berita Gaya Hidup, (harapanrakyat.com),-
Setap menjelang Lebaran Idul Fitri, biskuit kaleng Khong Guan menjadi favorit untuk hantaran atau disajikan di rumah. Bahkan, biskuit khas keluarga itu dijajakan menonjol di supermarket.
Selain ragam biskuit dengan rasa yang nikmat dan legendaris dari masa ke masa, biskuit kaleng berwarna merah ini pun dikenal dengan lukisan keluarga yang terdiri dari seorang ibu serta dua orang anaknya.
Pada lukisan kaleng Khong Guan terlihat sang ibu tengah menuangkan air teh, sedangkan kedua anaknya sedang menikmati biskuit. Namun, dalam lukisan itu tidak terlihat sang ayah, sehingga kemudian menjadi ramai dibicarakan.
Setelah sekian lama, akhirnya sang pelukis kaleng biskuit Khong Guan ditemukan, dia adalah Bernardus Prasodjo. Bernadus pun mengungkapkan arti di balik lukisan keluarga yang tanpa ayah itu.
Menurutnya, gambar seperti itu adalah permintaan dari pihak perusahaan. Di mana pada lukisan keluarga tersebut hanya berfokus pada sang ibu yang merupakan konsumen langsung dari produk biskuit. Karena memang biasanya yang suka belanja-belanja kebutuhan keluarga adalah sang ibu.
Selain lukisan keluarga pada kaleng biskuit Khong Guan, Bernadus juga melukis untuk banyak produk makanan lainnya, diantaranya tentara Inggris di Monde, serta nona-nona bersepeda pada kaleng Nissin, dan logo sirup Marjan yang hingga saat ini masih dikenal masyarakat. (Eva/R3/HR-Online)