Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita BanjarPetani Banjar Rasakan ‘Manisnya’ Budidaya Butternut Squash

Petani Banjar Rasakan ‘Manisnya’ Budidaya Butternut Squash

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Setelah beberapa bulan membudidayakan Butternut Squash di Kota Banjar, Tatang, seorang petani muda asal Lingkungan Pataruman, Kelurahan Pataruman, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, kini merangkul sejumlah pemuda setempat untuk membudidayakan buah sayur yang cukup langka tersebut.

Meski terbilang baru berkenalan dalam membudidayakannya, namun sekarang hasil perjuangannya selama beberapa bulan sejak penanaman itu sudah bisa dinikmati. Saat ditemui Koran HR, Selasa (02/05/2017), Tatang mengaku kini tengah membudidayakan Butternut Squash jenis Tiana yang bisa dipanen setiap dua bulan sekali.

“Karena perawatannya sangat ekstra, yakni setiap tiga hari sekali diberi pupuk organik, tanaman Butternut Squash sangat sulit perawatannya. Meski begitu, saya bersama pemuda yang lain masih memburu manisnya budidaya buah sayur tersebut,” tuturnya.

Dari hasil panen yang didapat, lanjut Tatang, Butternut ini rencananya akan dikirim ke sejumlah supermarket di wilayah Cianjur. Karena, harganya yang lumayan mahal dibanding dengan labu biasa, di Kota Banjar ini justru Butternut belum memiliki peminat.

Bayangkan saja, satu kilogram Butternut dijual dengan harga mencapai Rp.15.000 hingga Rp.30.000. Sedangkan di Banjar, masyarakat yang belum tahu kandungan gizi dan manfaatnya justru jadi enggan membeli lantaran harganya yang tidak biasa. Malahan mereka lebih memilih membeli daging.

“Dari contoh tersebut, saya masih belum yakin di Banjar bisa memiliki peminat tersendiri sebab harganya yang belum cocok. Padahal, soal harga itu sudah sesuai dengan kesulitan kita dalam membudidayakan yang harus ekstra perawatannya hingga panen,” terangnya.

Meski demikian, Tatang mengaku masih ada pasar di luar daerah yang memang mampu menampung hasil panennya dengan jejaring Asosiasi Petani Butternut Squash Indonesia.

Di lokasi yang sama, Tudi, pembudidaya Butternut, menambahkan, hasil panen yang ada saat ini merupakan hasil yang dikumpulkan selama dua kali panen. Karena hasilnya masih belum maksimal, ia bersama Tatang menunggu hingga berat mencapai satu ton untuk dikirim ke Cianjur.

“Saat ini yang kita kumpulkan baru sekitar lima kuintal. Nanti kalau sudah mencapai satu ton baru dikirim. Kalau sekarang langsung dikirim, jelas kita kewalahan ongkos kirimnya,” kata Tudi.

Dengan kegiatan budidaya Butternut ini, ia bersama para pemuda lainnya bisa menyibukkan diri pada hal-hal yang positif dan produktif. Apalagi harga Butternut Squash ini cukup lumayan.

“Daripada terjebak ke hal-hal yang kurang baik, lebih baik belajar budidaya seperti ini. Mudah-mudahan saja pemuda yang lain bisa seperti ini. Artinya lebih produktif dan kreatif,” pungkas Tudi. (Muhafid/Koran-HR)

Sungai Citalahab di Kertahayu

Sungai Citalahab di Kertahayu Ciamis Meluap, Satu Keluarga Terjebak Banjir

harapanrakyat.com,- Sungai Citalahab di Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap, relawan Sigab Persis Ciamis lakukan evakuasi satu keluarga yang terjebak banjir di...
Kolam Ikan Milik Warga

Hujan Deras di Kota Banjar, Sawah hingga Kolam Ikan Milik Warga Terendam Banjir

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang melanda wilayah Kota Banjar, Jawa Barat, pada Rabu (2/4/2025) sore menyebabkan area persawahan hingga kolam ikan milik warga di Dusun...
Anak Sungai Citalahab Meluap

Hujan Mengguyur Pamarican Ciamis Sebabkan Anak Sungai Citalahab Meluap, 12 Rumah Terendam

harapanrakyat.com,- Curah hujan yang terus mengguyur membuat anak Sungai Citalahab di Desa Sukahurip, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meluap. Akibatnya 12 rumah di...
Pohon Jati Tumbang

Sejumlah Pohon Jati Tumbang Timpa Rumah Warga dan Tutup Jalan di Pamarican Ciamis

harapanrakyat.com,- Hujan disertai tiupan angin kencang menyebabkan sejumlah pohon jati tumbang menimpa rumah dan menutup akses jalan di wilayah Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa...
Jalan Utama Penghubung Jatiwaras

Longsor di Tasikmalaya Tutup Akses Jalan Utama Penghubung Jatiwaras-Salopa

harapanrakyat com,- Akibat hujan deras, jalan utama penghubung Jatiwaras-Salopa longsor. Tepatnya di Kampung Demunglandung, Desa Papayan, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025)...
Rumah ludes terbakar Ciamis

Rumah di Ciamis Ludes Terbakar, Diduga Ini Penyebabnya!

harapanrakyat.com,- Sebuah rumah di Lingkungan Karangsari, Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ludes terbakar. Kebakaran itu terjadi Rabu (2/4/2025) sore sekitar pukul...