Pembangunan lantai aula gedung SMAN 1 Ciamis dari hasil sumbangan para alumni. Foto: Eli Suherli/HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Alumni SMAN 1 Ciamis angkatan tahun 1992 melakukan kegiatan gotong royong membangun lantai aula gedung sekolah yang mana belum selesai setelah pembangunan aulanya. Sebab, pembangunan lantai tidak masuk dalam tahapan pembangunan.
Menurut ketua pelaksana acara reuni, Andang Masteng, yang juga kepala Kesbangpolinmas, kegiatan tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk kepedulian para alumni terhadap sekolah yang menjadi tempat belajarnya dulu.
“Sebelum mengelar acara reuni akbar yang akan dilaksanakan nanti setelah lebaran pada bulan Juni mendatang, saat ini kami masih melakukan pendataan para alumni. Dan sekarang jumlahnya sudah mencapai 200 orang lebih dari jumlah sekitar 300 orang,” ungkapnya kepada Koran HR, Selasa (02/05/2017).
Andang melanjutkan, daripada acara reuni digelar di luar dengan menyewa tempat lain, pihaknya justru berinisiatif untuk melaksanakan kegiatan di SMAN 1 Ciamis.
“Alhamdulilah, dari sumbangan yang diberikan seluruh alumni bisa membantu sekolah yang mana sekolah tersebut merupakan tempat belajar kita pada tahun 1992 dahulu dan SMAN 1 Ciamis melahirkan para alumni yang berprestasi,” katanya.
Reuni, kata Andang, merupakan ajang silaturahmi dan juga untuk bisa mempertemukan kembali teman-taman lama yang sudah sekian tahun tidak bertemu. Dan pastinya, lanjut Andang, dengan berbagai karakter pemikiran serta para alumni memiliki kehidupan dan juga berada di daerah luar Ciamis akan dipertemukan kembali dalam kegiatan reuni tersebut.
Sementara itu, menurut kepala sekolah SMAN 1 Ciamis, Wawan, pihaknya merasa bangga dan berterima kasih kepada para alumni yang mana telah bisa membantu untuk membangun sekolah.
“Dengan rencana digelarnya reuni akbar alumni angkatan tahun 1992, jelas memberikan dampak yang sangat baik terhadap sekolah. Artinya, mereka masih peduli terhadap sekolah yang padahal mereka sudah lama jauh dari sekolah,” ungkapnya kepada Koran HR.
Bahkan, kata Wawan, meski para alumni yang notabene sekarang kehidupannya sudah berbeda karena bukan anak sekolah lagi, namun dengan cara seperti ini jelas membuat pihak sekolah sangat bangga, terlebih para alumni SMA 1 masih ingat dan peduli terhadap sekolah. (Es/R6/Koran HR)