Lokasi ditemukannya batu yang mirip jejak kaki manusia di aliran sungai Citanduy atau di sekitar areal pembangunan Bendungan Leuwikeris di daerah Keluruhan Benteng, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis. Foto: Dokumentasi HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Kepala Bidang Destinasi Dinas Parawisata Kabupaten Ciamis, Budi Kurnia, mengatakan, pihaknya mengusulkan pengembangan wisata sejarah budaya di kawasan Bendungan Leuwikeris, karena memang didukung oleh temuan arkelogi yang ditemukan baru-baru ini.
“Awalnya hanya terdapat cerita legenda dan mitos di masyarakat setempat terkait adanya sejarah masa lalu di kawasan itu. Namun, setelah ditemukan benda arkeologi baru-baru ini, semakin menguatkan bahwa sejarah masa lalu di kawasan ini memang benar adanya,” ujarnya, kepada Koran HR, Selasa (16/05/2017).
Budi mengatakan, setelah temuan sejarah itu nantinya diperkuat oleh hasil penelitian arkeolog, maka sangat berpotensi untuk memoles kawasan parawisata di Bendungan Leuwikeris menjadi semakin menarik dan unik.
“Karena kalau wisata bendungannya saja, pasti akan kalah oleh wisata bendungan Jatiluhur atau wisata bendungan di daerah lain. Artinya, kawasan wisata di area bendungan Leuwikeris harus unik dan berbeda dari tempat wisata bendungan di daerah lain. Karena kalau unik, tentunya akan menarik wisatawan dari daerah lain untuk berkunjung ke tempat wisata Bendungan Leuwikeris,” terangnya.
Budi pun meminta pihaknya untuk dilibatkan dalam penyusunan masterplan kawasan wisata bendungan Leuwikeris. Hal itu agar konsep yang dibuat Dinas Parawisata sejalan dengan masterplan yang dibuat oleh Bappeda. (Bgj/Koran-HR)
Berita Terkait
Ini Penampakan yang Diduga Batu Purbakala di Area Bendungan Leuwikeris Ciamis
Sungai Citanduy di Area Bendungan Leuwikeris Ciamis Simpan Segudang Sejarah
Bappeda Ciamis Buat Masterplan Pengembangan Bendungan Leuwikeris
Area Wisata Bendungan Leuwikeris Seluas 3,6 Hektar Berlokasi di Benteng Ciamis