Mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan mengambang di Sungai Cimuntur atau tepatnya di Dusun Cikembang, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (24/04/2017), sekitar pukul 18.00 WIB. Foto: Istimewa
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Polisi menemukan luka sayatan dan kepala berlubang pada mayat laki-laki tanpa identitas yang ditemukan mengambang di Sungai Cimuntur atau tepatnya di Dusun Cikembang, Desa Selamanik, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Senin (24/04/2017) lalu. Luka tersebut diduga bekas luka tusukan. Namun begitu, polisi belum bisa memastikan bahwa korban meninggal akibat dibunuh.
“Karena tak sedikit korban tenggelam yang mengalami luka, pada bagian kepala dan tubuhnya, akibat terkena benda tajam, seperti bambu atau benda tumpul lainnya saat mengambang terbawa arus di aliran sungai. Jadi, meski ditemukan luka, harus dilakukan penyelidikan lebih dalam,” ujar Paur Humas Polres Ciamis, Iptu Iis Yeni Idaningsih, Rabu (26/04/2017).
Dugaan sementara, lanjut Iis, bahwa korban merupakan penderita gangguan jiwa yang terjatuh ke sungai kemudian tewas tenggelam. “Tapi itu baru dugaan, karena penyelidikan belum selesai. Kami masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik untuk memastikan penyebab meninggalnya korban,” ungkapnya.
Sebelumnya, mayat yang ditemukan di Sungai Cimuntur itu, saat ditemukan kondisinya sudah membusuk dan hanya menempel kaos dalam di tubuhnya.
Dari informasi yang diperoleh HR Online dari warga setempat, mayat pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah memancing di Sungai Cimuntur. Setelah dipastikan bahwa benda yang mengambang merupakan mayat manusia, para pemancing pun langsung bergeges memberitahukan temuannya ke warga lainnya.
Sontak, adanya temuan mayat membuat geger warga setempat. Pasalnya, di daerah itu jarang ditemukan mayat mengambang di sungai. “Setelah dievakuasi, tak ada satupun warga sekitar yang mengenali korban. Selain itu, di tubuh korban tidak ditemukan tanda pengenal,” ujar Yuli. (Bgj/R2/HR-Online)