Penyaluran BPNT di wilayah Kota Banjar beberapa waktu lalu. Foto: Dokumen HR
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) pengganti program Rastra di Kota Banjar, belum berjalan lancar.
Pasalnya, sebanyak 9.648 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru menerima pencairan untuk bulan Januari dan Februari, yakni berupa 10 kilogram beras dan 2 kilogram gula.
Salah satu petugas Pendamping Keluarga Harapan (PKH), Maftuhah, mengaku bahwa pihaknya tidak tahu persis apa penyebab belum lancarnya penyaluran BPNT. Yang jelas dirinya sudah dan sedang menjalankan tupoksinya sebagai petugas PKH.
“Data penerima tidak ada masalah, semua sudah melalui verifikasi. Cuma memang sistem penyaluran program yang terbilang baru ini perlu kesiapan dari berbagai pihak terkait. Kita ketahui penyalurannya menggunakan kartu khusus atau voucher,” jelasnya, ketika dikonfirmasi Koran HR, Selasa (25/04/2017) lalu.
Dia juga menyebutkan, selain dari pihaknya dan Kemensos atau dinas terkait di daerah, perlu pula kesiapan dari pihak BNI dan Bulog. “Mungkin jebih jelas alasan keterlambatannya, bisa ditanyakan kepada BNI dan Bulog,” kata Maftuhah.
Sementara itu, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Langensari, Mumu Muflihin, mengungkapkan, keterlambatan penyaluran BPNT dikarenakan pembagian kartu atau voucher ke sejumlah KSM belum beres.
Dia menduga, belum diserahkannya kartu ke semua KPM dimungkinkan kartu tersebut masih dalam proses pencetakan. Di mana pencetakan kartu untuk di Kota Banjar dilakukan oleh BNI.
“Jadi mungkin untuk BPNT bulan Maret dan April akan diberikan nanti setelah kartu selesai,” ujar Mumu. (Nanks/Koran HR)