Seekor kera tampak memeluk seekor anak kucing. Kera tersebut setiap harinya selalu menyusui anak kucing yang berwarna kuning itu. Photo: Hermanto/HR.
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Binatang berupa kera biasanya buas terhadap hewan lain. Namun, hal itu sangat berbeda dengan yang terjadi di areal Cagar Budaya Pulo Majeti, Lingkungan Siluman Baru, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, di mana ada seekor kera yang setiap harinya menyusui seekor anak kucing.
Pantauan HR di lapangan, Kamis (30/03/2017) sore lalu, keakraban yang terjalin antara kera dan anak kucing itu sangat luar biasa. Kedua hewan tersebut tampak akur, bahkan jika si anak kucing ada yang mengusik, maka tak segan-segan sang kera akan menyerang orang yang mengusiknya.
“Ini pemandangan aneh, ada seekor kera menyusui anak kucing, dan ini sangat jarang sekali terjadi,” kata Yanti (39), salah seorang warga Purwaharja, kepada Koran HR.
Hal serupa juga dikatakan Asep (45), warga lainnya. Menurut dia, kejadian aneh ini semoga bisa menginspirasi bagi manusia, di mana hewan saja punya naluri bisa saling mengasihi dan melindungi.
“Ini kejadian langka, hewan saja bisa akur dan saling mengasihi, kenapa sekarang malah manusia yang sering bertengkar,” kata Asep.
Sementara itu, Endang, selaku juru kunci Cagar Budaya Pulo Majeti, menjelaskan, bahwa kera tersebut adalah kiriman dari seseorang asal Bandung beberapa waktu lalu. Orang Bandung itu mendapat wangsit saat bermimpi, dan dalam mimpinya orang tersebut harus menitipkan seekor kera ke Pulo Majeti.
Menurut Endang, ada yang unik bila melihat kera dan anak kucing itu. Anak kucing berwarna kuning ini merupakan anak kucing yang kedua, karena sebelumnya yang disusui itu anak kucing berwarna putih, namun mati.
“Saya sempat terenyuh ketika anak kucing yang berwarna putih mati. Saat itu si kera bisa menangis dan terus menyendiri meratapi kematian si kucing. Karena saya merasa kasihan, akhirnya saya minta seekor anak kucing berwarna kuning ke warga setempat. Ketika anak kucing tersebut diberikan, ternyata si kera sangat senang dan anak kucing itu pun terus dipeluk,” tuturnya.
Masih kata Endang, pemandangan semacam ini sudah berlangsung selama tiga pekan lamanya. Hewan kera ini merupakan hewan biasa, bukan hewan jadi-jadian, karena memang seekor kera pun punya naluri yang sama seperti manusia. “Jadi dalam hal ini jangan dikait-kaitkan dengan hal- hal seperti itu,” tukasnya. (Hermanto/Koran HR)
Berita Terkait