Sabtu, April 5, 2025
BerandaBerita BanjarTerowongan Hennry Wilhelmina di Banjar Terbengkalai & Menyeramkan

Terowongan Hennry Wilhelmina di Banjar Terbengkalai & Menyeramkan

Kondisi terowongan kereta api Hennry Wilhelmina yang terletak di Dusun Girimukti, tepatnya di perbatasan Desa Sukamukti dan Desa Binangun, terbengkalai dan terkesan menyeramkan. Photo: Hermanto/HR.

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-

Terowongan kereta api Hennry Wilhelmina yang terletak di Dusun Girimukti, tepatnya di perbatasan Desa Sukamukti dan Desa Binangun, sudah lama terbengkalai dan terkesan menyeramkan.

Sejak ditutupnya jalur kereta api Banjar-Pangandaran-Cijulang sepanjang 82 kilometer pada tahun 1982, terowongan yang dibangun pada zaman kolonial Belanda 1911-1914 dan memiliki panjang kurang lebih 281,5 meter ini, kini sangat membutuhkan sentuhan tangan pemerintah.

Saat Koran HR menyusuri terowongan tersebut, Senin (06/02/2017) lalu, keberadaannya terlihat memprihatinkan. Bagian jalan rel kereta api sudah hilang dan di sekitar terowongan banyak ditumbuhi tanaman semak belukar.

Di dalamnya pun tidak terdapat gudang atau ruangan seperti banyak diceritakan orang, yang ada hanya beberapa sleko, yaitu tempat untuk menghindar petugas KA jika ada kereta api melintas. Ukurannya 1 meter persegi dan letaknya berada di kanan dan kiri dinding terowongan.

Beni Astaparadja (38), salah seorang warga Desa Binangun, mengatakan, terowongan ini memang sudah lama jarang dijamah orang, sehingga kondisinya kini tampak kumuh akibat tidak terurus.

“Sangat kumuh dan terlihat seram, semak belukar pun ikut menambah seramnya terowongan ini,” ujarnya, kepada Koran HR.

Menurut dia, banyak orang yang melewati terowongan tersebut, namun itu pun hanya pada event-event tertentu saja, seperti trail adventure dan sepeda gunung. Jika melewati terowongan ini harus ekstra hati-hati, karena selain jalannya licin dan berair, di dalam terowongan ini banyak terdapat ular berbisa.

“Pernah ada salah seorang yang tengah trail dipatuk ular berbisa di bagian betis kaki kirinya. Beruntung dia cepat ditolong oleh rekan-rekannya dan langsung dibawa ke rumah sakit,” tutur Beni.

Salah satu anggota Komunitas Pecinta Kereta Api, Tasfid (34), menyebutkan, selain tidak terawat dan sangat kotor, serta keberadaan rel di dalam terowongan sudah tidak ada, kini jalur rel di beberapa tempat juga sudah banyak yang dijadikan pemukiman warga.

Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kota Banjar, Ubaedillah, mengatakan, pihaknya sangat menyayangkan keberadaan terowongan yang penuh dengan sejarah itu kini terbengkalai dan tak terurus.

“Terowongan itu sangat membutuhkan sentuhan dari pemerintah. Jika dibiarkan seperti ini, kami khawatir terowongan Hennry Wilhelmina ini akan hilang pamornya dari sejarah maupun aset wisata,” tandasnya. (Hermanto/Koran HR)

Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Cara Merekam Video Call Telegram Mudah dan Praktis

Pada dasarnya, aplikasi Telegram tidak memiliki fitur perekam layar video call. Kendati demikian, pengguna tidak perlu khawatir karena cara merekam video call Telegram tetap...
Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa Agar Mudah Menghafal dan Memperkuat Ingatan

Doa agar mudah menghafal bisa diamalkan oleh setiap umat muslim. Ada kalanya hafalan terasa sulit dilakukan. Apalagi jika tidak berlandaskan niat sungguh-sungguh dan semangat...
Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Cara Mengaktifkan Notifikasi Prioritas Apple Intelligence di iPhone

Notifikasi Prioritas Apple Intelligence jadi salah satu inovasi terbaru di iPhone. Sebagaimana yang kita tahu, iPhone termasuk ponsel berkelas dan tak pernah berhenti berinovasi....
Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara Pasang PP Guard Facebook, Jaga Keamanan Foto Profil

Cara pasang PP Guard Facebook mungkin sedang Anda butuhkan saat ini. Facebook adalah salah satu media sosial terbesar di dunia, namun sayangnya, foto profil...
Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Sejarah Tumenggung Kopek, Jejak yang Penuh Misteri

Tidak semua tokoh besar mendapat tempat dalam buku sejarah Indonesia. Beberapa nama tetap hidup melalui cerita lisan yang diwariskan turun-temurun. Sejarah Tumenggung Kopek adalah...
Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan Micra EV 2025, Transformasi Ikonik ke Era Listrik

Nissan baru saja memperkenalkan generasi terbaru dari Nissan Micra EV 2025. Mobil Nissan terbaru tersebut kini bertransformasi menjadi kendaraan listrik sepenuhnya. Nissan Micra atau...