Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Libur akhir pekan dan perayaan hari Imlek tahun 2017 tentunya meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke obyek wisata pantai Pangandaran. Akan tetapi, sejumlah pemilik warung di pantai barat Pangandaran justru mengaku sepi pembeli.
Seperti pengakuan pemilik warung pantai barat Pangandaran, Yola, kepada HR online, mengatakan, akhir pekan dan libur hari Imlek tidak meningkatkan jumlah pembeli.
“Sejak hari Jum’at hingga Minggu warung saya masih sepi pembeli, padahal wisatawan cukup membludak dibanding hari biasa,” ujarnya, Minggu, (29/01/2017).
Diluar akhir pekan, Yola mengaku pendapatan hariannya hanya mencapai seratus ribu rupiah, dan biasanya akan meningkat jika libur akhir pekan atau libur perayaan. “Namun libur sekarang, hari ini saja baru dapat seratus dua puluh ribu,” akunya kepada HR online.
Sementara itu, seorang wisatawan asal Tasikmalaya, Rendi, mengaku dirinya telah mempersiapkan perbekalan untuk berlibur ke pantai Pangandaran. Sejumlah bekal telah dia bawa, mulai dari air mineral, rokok, kopi, cemilan, bahkan hingga nasi dan lauk pauknya.
“Pantai Pangandaran menjadi ajang rekreasi keluarga kami yang murah meriah. Anak dan keluarga bisa sepuasnya berenang dan bermain di sekitar pantai,” ucapnya.
Saat ditanya mengapa harus repot membawa bekal dari rumah, menurut Rendi, karena harga cemilan dan makan di Pangandaran cukup memberatkan bagi dirinya. “Jadi lebih irit bawa perbekalan sendiri, ketimbang berbelanja disini,” tukasnya sambil tertawa ringan. (Ntang/R1/HR-Online)