Abrasi di Pantai Karapyak di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, semakin parah. Photo: Entang SR/HR.
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Keberadaan Pantai Karapyak di Desa Bagolo, Kecamatan Kalipucang, merupakan salah satu destinasi wisata pantai yang ada di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Namun, sangat disayangkan obyek wisata yang satu ini kurang mendapat sentuhan dari pihak pemerintah daerah.
Menurut Kepala Bagolo, Rahmat, Pantai Karapyak dibiarkan terbengkalai semenjak masih masuk wilayah Kabupaten Ciamis. Bahkan, pihaknya mencatat dari tahun 2.000 pantai tersebut mengalami abrasi.
“Setelah Pangandaran menjadi kabupaten, Pantai Karapyak memang mulai dibenahi oleh pihak pemerintah, itupun hasil usulan Desa Bagolo ke Dinas Pariwisata untuk segera dibangun. Pihak desa akan mengambil alih obyek wisata jika usulan tersebut tidak direalisasi oleh pihak pemerintah,” tegas Rahmat, kepada HR Online, Kamis (26/01/2017).
Lanjut Rahmat, dari hari ke hari kawasan obyek wisata Pantai Karapyak terus mengalami abrasi yang cukup serius sepanjang 1,5 kilometer. Kerusakan itu diakibatkan oleh gelombang pasang air laut.
“Sejak tahun 2.000 pihak desa telah berusaha untuk perbaikan. Akan tetapi sudah berkali-kali diusulkan ke instansi pemerintah terkait belum ada tanggapannya, dan selama kurang lebih tujuh tahun belum juga terealisasikan. Bahkan, abrasi Pantai Karapyak kini semakin parah setelah dihantam gelombang pasang pancaroba beberapa waktu lalu,” tandasnya. (Ntang/R3/HR-Online)