Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Betapa terkejutnya Erah (65), warga Dusun Karangsari RT 11/RW 03 Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ketika mendapati suaminya Rakim (70), di ruang dapur rumahnya, Sabtu (07/01/2017), tadi pagi sekitar pukul 08.00 WIB, tewas bersimbah darah dengan luka tusuk di bagian punggungnya.
Sementara sang pembunuh yang tak lain adalah anaknya sendiri, saat itu masih berdiri di samping korban sambil memegang pisau yang penuh darah. [Berita Terkait: Di Ciamis, Seorang Kakek Berumur 70 Tahun Tewas Dibunuh Anaknya Sendiri]
Ketika ditemui HR Online di rumahnya, beberapa jam setelah kejadian, Erah, mengatakan, saat pembunuhan terjadi dirinya tidak berada di tempat. Dia mengaku saat itu tengah berada di halaman rumah. Hanya saja, dia mendengar ada percekcokan antara suami dan anaknya.
“Saat mendengar ada percekcokan antara suami dan anak, saya langsung menuju dapur. Karena entah kenapa waktu itu ada perasaan khawatir takut terjadi apa-apa,” katanya.
Saat masuk dapur, tambah Erah, tiba-tiba terdengar suara dengkuran. Betapa terkejutnya dia saat melihat suaminya sudah terkapar dan bersimbah darah. Sementara disamping korban, terlihat anaknya sedang berdiri sembari memegang pisau dapur.
“Saya kaget dan panik saat melihat kejadian itu. Tanpa sadar langsung teriak minta tolong,” ujarnya sembari menangis tersedu.
Sementara itu, Kapolsek Pamarican, AKP Subagja didampingi Kanit Reskrim Aiptu Agus Purwanto, mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan guna mengungkap motif pembunuhan pelaku.
“Kami masih meminta keterangan dari para saksi. Sementara pelaku sudah kami tangkap. Langkah selanjutnya kami tengah menunggu hasil kerja tim forensik Polres Ciamis dalam mengungkap motif pembunuhan yang dilakukan pelaku,” jelasnya.
Dari informasi yang diperoleh HR Online, pelaku pembunuhan diketahui bernama Suroso (35). Pelaku membunuh ayahnya di dapur rumah dengan menggunakan pisau dapur. Akibatnya korban mengalami luka tusuk di bagian punggungnya. (Suherman/R2/HR-Online)