Akses jalan menuju Situ Leutik di Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, tampak dipenuhi tanaman liar yang tumbuh subur memenuhi sisi kiri dan kanan jalan. Photo: Eva/HR.
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Sejak dibangun beberapa tahun lalu, sisi kiri dan kanan jalan menuju kawasan Situ Leutik, Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, dipenuhi tanaman liar. Begitu pula saluran drainase yang ada di sepanjang jalan tersebut.
Kondisi tersebut seolah menampakan kurangnya perawatan dan terkesan pemerintah hanya bisa membangun tanpa dibarengi dengan pemeliharaannya. Seperti diungkapkan Gunadi (41), warga Kelurahan Banjar, kepada Koran HR, Rabu (28/12/2016) lalu.
“Saat ini penataan di kawasan Situ Leutik terus dilakukan. Saya sendiri tak mengira kalau di sana sedang dipercantik, karena tidak akan ada yang menyangka kalau melihat kondisi akses jalan menuju ke Situ yang terlihat rembet oleh rumput liar, ternyata di area Situ Leutiknya sekarang sudah bagus,” tuturnya.
Menurut Gunadi, dalam melakukan pembangunan, khususnya infrastruktur, sebaikanya pemerintah memikirkan pula untuk pemeliharaannya. Sekalipun lokasinya jauh dari pusat kota, seperti halnya akses jalan menuju Situ Leutik.
Senada dikatakan Ujang Rohendi (43), warga Banjar lainnya, bahwa dalam merencanakan sebuah pembangunan, sejatinya direncanakan pula untuk pemeliharaannya. Baik itu melibatkan petugas dari instansi yang bersangkutan maupun warga setempat.
“Misalnya dalam masalah pemeliharaan akses jalan ke Situ Leutik yang dipenuhi rumput, itu kan bisa nyuruh warga setempat untuk membersihkannya, dan pemerintah tinggal menganggarkan untuk upahnya. Jangan seperti sekarang, dibangun lalu dibiarkan,” katanya. (Eva/Koran HR)