Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),- Kencangnya arus sungai serta meningkatnya debit air Sungai Ciputrapinggan menyusul terjadinya hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Pangandaran dan sekitarnya sejak Rabu (23/11/2016) sore hingga dini hari tadi, tampaknya tak hanya menggerus pondasi jembatan bailey, tetapi empat tiang penyangga jembatan pun patah dan hanyut terbawa kencangnya arus sungai.
Plt Kabid Binamarga Dinas PU, Perhubungan dan Kominfo Kabupaten Pangandaran, Anang Yogaswara, mengungkapkan, kejadian ambrolnya pondasi jembatan bailey diperkirakan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB tadi malam atau di saat terjadi hujan lebat di wilayah Kabupaten Pangandaran. [Berita Terkait: Duh! Pondasi Jembatan Bailey Ciputrapinggan Pangandaran Ambrol]
Berdasarkan keterangan dari petugas Bidang Perhubungan yang berjaga di dekat jembatan, lanjut Anang, saat pondasi ambrol, terdengar suara tumpukan batu berjatuhan di bawah jembatan.
“Saat kejadian itu katanya ada mobil Avanza yang tengah melintas di jembatan. Petugas pun sempat panik khawatir jembatan roboh. Tapi beruntung tiang bentangan jembatan masih kokoh dan mobil avanza tersebut bisa melewati jembatan, “katanya.
Setelah tadi pagi diperiksa, terang Anang, ternyata empat tiang penyangga yang berfungsi memperkokoh pondasi jembatan hilang atau sudah tidak terlihat lagi. Tiang penyangga tersebut patah dan hanyut terbawa kencangnya arus sungai.
“Pondasi tengah (boronjong) jembatan pun ikut tergerus dan hanya menyisakan setengah tumpukan batu. Kami menduga patahnya tiang penyangga dan ambrolnya pondasi akibat dihantam tumpukan sampah dan dapuran bambu yang terseret arus sungai. Karena di sekitar jembatan ditemukan sisa-sisa tumpukan sampah tersebut,” terangnya. (Bgj/R2/HR-Online)