Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Kepala Seksi UMKM Disperindagkop Kota Banjar, Hendra Gunawan, SE., mengaku bersyukur para pelaku usaha di Kota Banjar mendapat fasilitas dampingan dari provinsi. Sebab, pihak pemkot belum bisa memberikan program dampingan kepada pelaku usaha yang ada.
“Untuk diajukan dalam DPA di dinas pun tidak memungkinkan karena tidak ada dalam RPJMD Pemkot Banjar. Ya mudah-mudahan saja ke depan bisa ada kegiatan serupa melalui APBD kota,” kata Hendra, kepada HR Online, saat disela-sela acara monitoring dan evaluasi Balatkop Dinas UMKM dan Koperasi, Provinsi Jawa Barat, Selasa (18/10/2016). [Baca berita terkait; Di Banjar, Puluhan UMKM Dampingan Provinsi Dievaluasi Balatkop].
Sementara itu, salah satu UMKM Kota Banjar yang mengikuti program dampingan Balatkop Jabar, Risma, pemilik usaha Mie Iteung, mengatakan, para UMKM di Kota Banjar harus terus diberdayakan oleh Pemkot Banjar sendiri melalui program dampingan.
“Meski kami tak menampik upaya Pemkot Banjar melalui Disperindagkop telah memberdayakan, namun kenapa tidak melalui APBD Kota Banjar juga ada sebuah kegiatan dampingan UMKM,” harapnya. (Nanks/R3/HR-Online)