Rumah Yani yang rusak akibat tertimpa Pohon Albiso setelah diterpa angin puting beliung. Photo: Entang Saeful Rachman/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Salah satu korban bencana angin puting beliung, Yani (34) warga RT 4 RW 7 Dusun Purwasari, Desa/Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, sudah 2 hari tinggal di Pos Ronda bersama 2 anaknya yang masih kecil.
Meskipun berdinding terpal, ia tetap bertahan kendati hujan kerap menembus bangunan yang berukuran 6X3 meter tersebut. Soal makan, ia hanya mengandalkan bantuan dari dapur umum tim Tagana Kabupaten Pangandaran.
“Rumah saya tertimpa Pohon Albiso sehingga atap rumah beserta isinya rusak. Untungnya tidak ada korban jiwa, karena kami sedang tidak di rumah,” jelasnya kepada HR Online, Kamis (13/10/2016).
Dia mengaku kesehatannya terganggu akibat di tempat pengungsian tidak nyaman, sehingga untuk tidur pun ia mengaku kesulitan. Sementara itu, keluarganya juga jauh di Kuningan dan suaminya masih bekerja di perantauan, sehingga ia terpaksa tinggal di Pos Ronda tersebut.
“Saya dan anak-anak mulai merasa pusing dan mual. Saya berharap pemerintah segera memberikan bantuan, khususnya untuk perbaikan rumah,” lirihnya. (Ntang/R6/HR-Online)