Berita Banjar (harapanrakyat.com),- SF (15), pelaku yang diduga membawa lari dua anak perempuan di Banjar, pada Jum’at (14/10/2016) lalu menuturkan, dirinya bertemu dengan EL dan ST saat pertunjukan ebeg atau kuda lumping di daerah Ciawitali.
Dijelaskannya, awalnya SF bersama korban hanya sekedar ngobrol. Sekitar pukul 02.00, SF mengajak EL ke sebuah taman tidak jauh dari lokasi acara, dan terjadilah perbuatan yang tidak senonoh (hubungan intim.red) tersebut.
“Baru satu kali gituan itu, waktu ketemu di pertunjukan ebeg. Mereka tinggal di kosan karena bingung saya nitip nginep di rumah teman,” katanya.
Siti Aminah, ibu dua remaja tersebut merasa senang anaknya bisa kembali pulang ke rumah. Kondisi kedua anaknya tersebut masih terlihat diam dan tertutup.
“Iya mereka masih malu-malu, saya tidak menyangka mereka akan seperti itu. Saya tidak mau pusing dan sudah setuju ingin dinikahkan saja, malu sama tetangga,” katanya.
Siti menambahkan, dirinya pasrah akan masalah yang ini. “Kalau sudah seperti ini mau gimana lagi. Mending damai saja tidak mau repot dan pusing. Lagian sudah sama setuju dinikahkan,” katanya.
SF, yang diduga sebelumnya membawa lari dua anak perempuan warga Dusun Randegan II RT 22 RW 10 Desa Raharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, pada Jum’at (14/10/2016) lalu, berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polresta Banjar.
Dia berhasil ditangkap di kediaman rumah pelaku di Dusun Ciawitali RT 14 RW 03 Desa/Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, pada Selasa (18/10/2016) malam. (Nanks/R5/HR-Online)
Berita Terkait :
Seorang Ibu di Banjar Laporkan Dua Putrinya yang Hilang
Pelaku Pembawa Gadis Banjar Akhirnya Ditangkap Polisi
Ini Hasil Pemeriksaan Kasus Dua Gadis di Banjar Dibawa Kabur