Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Kepala UPTD Peternakan dan Perikanan, Pasar Ternak dan Ikan, Dinas Peternakan Kabupaten Ciamis, H. Budi Rahayu, memberikan saran tentang tips dan cara memelihara ternak domba dengan baik dan benar. Menurut dia, banyak faktor yang bisa menjadikan hewan ternak domba dapat tumbuh baik dan berkembang.
Budi menuturkan, pemeliharaan domba secara umum memang tidak jauh berbeda. Namun pemeliharaan domba tidak hanya terpaku pada pemberian pakan saja, baik itu ditujukan untuk domba pedaging ataupun domba tangkas.
Ketika melakukan pemeliharaan, kata Budi, peternak harus rutin memandikan, menjemur, memotong kuku, dan memotong bulu. Khusus untuk domba jantan, ada juga service agar tanduk posisinya simetris.
Menurut Budi, kuku domba biasanya tumbuh lebih cepat bila dibandingkan dengan proses keausannya. Apalagi jika ternak domba tersebut dipelihara di kandang yang berlantai lunak.
Bila kuku jarang tergesek, maka akan terjadi penebalan kuku. Apabila keadaan ini dibiarkan, lama-lama domba akan menjadi pincang karena kuku yang lunak tersebut menyebabkan sakit. Apalagi bila domba itu pejantan, maka tidak dapat dijadikan domba ‘pamacek’.
Lebih jauh, Budi menambahkan, selain menghilangkan kotoran, alasan dan manfaat utama pencukuran bulu yaitu menghindarkan serangan parasit pada kulit domba, memperbaiki kualitas spermanya dan dapat memperbaiki mutu daging.
“Di Kabupaten Ciamis sendiri alat pencukur bulu domba baru ada di Kantor Dinas Peternakan dan Perikanan. Itu juga baru satu unit. Kami berharap untuk kedepannya harus diadakan pelatihan serta pendidikan mengenai perawatan hewan domba agar mempunyai kualitas daging yang baik,” katanya. (Tantan/R4/HR-Online)