Puluhan sesepuh dan budayawan Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, saat menggelar doa bersama di areal Bandara Nusawiru, Kamis (15/09/2016). Foto: Asep Kartiwa/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Puluhan sesepuh dan budayawan Kecamatan Cijulang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, menggelar doa bersama untuk kesuksesan penyelanggaraan dua cabang olahraga Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX Jabar yang digelar di Kabupaten Pangandaran. Acara doa bersama itu digelar di areal Bandara Nusawiru, Kamis (15/09/2016).
Budayawan Cijulang, Abah Kundil, mengatakan, tujuan digelarnya doa bersama untuk memohon kepada Allah pemilik alam semesta agar pelaksanaan PON yang digelar di Kabupaten Pangandaran berjalan lancar dan sukses.
“Kami pun mendoakan agar para atlet, penyelenggara, pedagang serta penonton mendapat keselamatan dalam menjalankan aktivitas selama PON digelar,” ujarnya, kepada HR Online, usai acara doa bersama.
Abah menambahkan, prosesi doa bersama tersebut merupakan tradisi masyarakat setempat setiap akan menyelenggarakan hajatan. “Apalagi penyelenggaraan PON ini merupakan hajatan olahraga terbesar di Indonesia. Maka sewajibnya kami sebagai tuan rumah memberikan dukungan, salah satunya melalui doa,” katanya.
Abah menjelaskan, di dunia ini terdapat dua alam berbeda, yaitu alam nyata dan alam gaib. Menurutnya, dia sekitar kawasan Nusawiru ini, terdapat semacam keramat atau tempat pertemuan para mahkluk halus. Tempat tersebut, kata dia, dikenal dengan nama Wareng dengan ciri sebuah pohon Wareng yang berusia sangat tua.
“Konon, menurut cerita orang tua dulu, jika ada burung yang lewat tepat di atas wareng tersebut, sering kali jatuh tanpa sebab. Dan mitos itupun hingga saat ini masih diyakini oleh warga sekitar. Nah, melalui doa bersama ini, kami memohon kepada Allah agar aktivitas penyelenggaran PON cabang Olahraga Terjun Payung yang digelar di sekitar lokasi tersebut mendapat perlindungan dari Allah Subhanahu Wata’ala,” jelasnya. (Askar/R2/HR-Online)