Photo: Ilustrasi net/Ist
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Melonjaknya sejumlah bahan bumbu dapur seperti cabai merah di Pasar Manis Ciamis, para pedagang mengaku pasokan cabai dari petani lokal memasuki musim penghujan terhambat.
“Permintaan tinggi, apalagi mau Idul Adha. Saya tidak bisa menghindari kenaikan tersebut,” ujar Ujang (25), salah seorang pedagang sayuran di Blok A Pasar Manis Ciamis, kepada HR Online, Minggu (11/9/2016).
Pekan lalu, tambahnya, harga cabai merah bertahan Rp. 50 ribu per kilogram. Sedangkan menjelang Idul Adha melonjak hingga Rp. 80 ribu per kilogramnya. Dibandingkan dengan beberapa bahan kebutuhan dapur lainnya, cabai yang paling tinggi harganya.
Selain itu, Ujang juga memprediksi jika pasokan dari petani terhambat karena gagal panen, maka harga cabai bisa melonjak dari harga Rp. 80 ribu per kilogramnya. Namun, ketika petani cabai panen secara serentak, maka harganya pun bisa normal kembali.
“Sudah biasa kalau mau lebaran kaya gini, harga cabe selalu naik. Sekarang kan mulai terjadi pergantian musim, hujan turun diselingi dengan cuaca panas. Karena itu menyebabkan produksi cabai berkurang, sedangkan permintaan melonjak,” tutupnya. (Heri/R6/HR-Online)