Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Pada perayaan Hari Raya Idul Adha 2016, hewan ternak di Kabupaten Ciamis dinyatakan terbilang aman dari penyakit berbahaya dan mematikan. Meskipun begitu, dalam proses penyembelihan hewan qurban masih banyak ditemukan hewan yang belum cukup umur.
Kepala Bidang Keswan, Ikan, dan Kesmavet Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Ciamis, drh. Nugrahawati, MP., mengatakan, dari hasil pemeriksaan hewan qurban saat atemortum (sebelum dipotong) yang dilakukan timnya beberapa pekan lalu tidak ditemukan hewan berpenyakit menular.
“Jadi dapat dinyatakan sehat dan layak jual,” kata Retty sapaan akrabnya saat memeriksa hewan kurban, Senin (12/9/2016).
Sayangnya, kata Retty, timnya masih menemukan hewan belum cukup umur yang disembelih untuk qurban, terutama Sapi. Menurutnya, dari tampilan fisik hewan tersebut memang nampak besar, namun sebenarnya belum cukup umur.
“Untuk sapi itu nisabnya dua tahun dan domba nisabnya satu tahun. Tampilan fisik bagus ini kemungkinan karena faktor genetika, seperti sapi Limousine,” jelasnya.
Pihaknya menghimbau kepada masyarakat untuk mencermati betul kondisi hewan yang dibeli untuk keperluan qurbannya, baik kondisi fisik, kesehatan, umur maupun syarat lainnya. (Tantan/R6/HR-Online)