Kondisi warung milik pedagang di Pantai Barat Pangandaran yang rusak akibat tersapu ombak, Sabtu (17/9/2016). Photo: Entang Saeful Rachman/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan perubahan cuaca ekstrim terjadi di wilayah laut selatan pada bulan September hingga bulan Oktober 2016.
Hal tersebut disebabkan peralihan musim dari kemarau ke musim penghujan. Di wilayah Kabupaten Pangandaran, khususnya di kawasan wisata Pantai Pangandaran mengalami dampak buruk berupa angin besar seperti yang diperkirakan BMKG.
Siti, salah seorang pedagang di Pantai Barat Pangandaran, mengatakan, sekitar pukul 21.30 WIB pada Sabtu (17/9/2016), sejumlah kafe mengalami kerusakan akibat tersapu ombak akibat besarnya angin laut selatan.
“Warung saya rusak akibat terjangan ombak dan warung lain pun juga begitu. Sekitar Rp. 5 juta saya merugi akibat kejadian ini,” ujarnya kepada HR Online, Minggu (18/9/2016).
Sementara itu, salah seorang nelayan Pangandaran yang akrab dipanggil Gondrong, mengatakan, pada bulan-bulan ini sedang terjadi musim angin muson barat yang mengakibatkan gelombang air laut naik dan besar.
“Biasanya cuaca buruk seperti ini cukup membahayakan bagi nelayan yang melaut. Soalnya ombak di laut besar karena angin muson,” katanya. (Ntang/R6/HR-Online)