Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Pada tahap pertama pencairan dana desa tahun anggaran 2016, Pemerintah Desa (Pemdes) Balokang, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, telah merealisasikan kebutuhan biaya untuk penyelenggaraan pemerintah desa dan operasional kelembagaan.
Kepala Desa Balokang, H. Oding Homsin, mengatakan, telah dipenuhinya persyaratan, salah satunya penyerahan APBDes, sehingga dana desa tahap pertama sudah bisa dicairkan sebelum Lebaran kemarin.
“Desa Balokang, alhamdulillah sudah dapat merealisasikan program di tahun 2015, dan untuk tahun 2016 ini, pencairan dana desa tahap pertama telah direalisasikan 80 persen sebelum Lebaran, yang digunakan kebutuhan biaya operasional kantor, pengadaan sarana prasarana kantor dan kelembagaan yang ada,” terangnya, kepada HR, Selasa (02/08/2016).
Selain itu, lanjut Oding, pihaknya juga sudah melaksanakan Musyawarah Desa (Musdes) pada tanggal 29 Juli lalu, mulai dari perencanaan sampai pembentukan tim panitia verifikasi. Dengan demikian, maka untuk pencairan tahap kedua rencananya sudah bisa direalisasikan pada pertengahan Agustus ini. Sekarang ini Pemdes Balokang sedang menyelesaikan LPJ tahap pertama.
Untuk pembangunan infrastruktur akan dikerjakan dari pencairan tahap kedua. Intinya, perincian perencanaan pembangunan telah disiapkan. Beberapa perbaikan infrastruktur desa seperti pembangunan jalan, saluran, Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), rehab gedung kantor, dan sarana prasarana ibadah.
Di tahap kedua juga dialokasikan untuk pemberdayaan masyarakat berupa pelatihan peningkatan kualitas produksi usaha kelompok bidang pertanian, peternakan dan perikanan. Kemudian, peningkatan kualitas keagamaan bagi perangkat desa, dimana kepala desa mengadakan kegiatan yasinan dan istighosah setiap Jum’at pagi, yakni sebelum pelayanan, dan kegiatan ini sudah dimulai sejak bulan Ramadhan kemarin.
“Pembangunan jalan, saluran dan sarana prasarana ibadah akan dilaksanakan di semua dusun. Sedangkan untuk RTLH, di Desa Balokang tahun ini ada 12 unit rumah yang mendapatkan bantuan, 5 unit diantaranya dari dana desa, dan 7 unit dibiayai oleh pemkot, lokasinya berada di enam dusun,” tutur Oding.
Selain infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, Pemdes Balokang pada pencairan tahap kedua nanti juga akan memberikan bantuan sosial kepada yatim piatu dan dhuafa sebanyak 210 orang, mereka berasal dari 7 dusun. Bantuan yang diberikan berupa paket sembako.
Bantuan sosial lainnya akan diberikan kepada pelajar kurang mampu tapi berperstasi, yakni sebanyak 60 pelajar tingkat sekolah dasar yang diambil dari 5 sekolah. Penyerahan bantuan tersebut akan dilaksanakan saat ulang tahun Desa Balokang.
Untuk kegiatan Agustusan, Pemdes Balokang juga akan menggelar jalan santai gratis. Total hadiah yang disiapkan oleh kepala desa sebesar Rp.5 juta. Bukan hanya jalan santai gratis saja, kata Oding, namun pihaknya pun akan menggelar sejumlah kegiatan lainnya, seperti sepak bola antar RT/RW dan Linmas, serta bola volly putra dan putri antar dusun.
“Harapan saya sebagai kepala desa, di tahun 2016 ini pelaksanaan pembangunan, baik infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, ingin betul-betul transparan, akuntabel, efisien dan dapat dipertanggungjawabkan,” pungkas Oding. (Eva/Koran-HR)