harapanrakyat.com,- Statement Bupati Pangandaran, H. Jeje Wiradinata perihal ditutupnya objek wisata (Obwis) Citumang mendapatkan dukungan dari Ketua DPRD Pangandaran, Iwan M Ridwan. Menurutnya, penutupan tersebut bersifat sementara dan evaluasi secepatnya harus dilakukan sampai ada kejelasan terkait Manajemen SOP wisata Citumang.
“Ini demi kenyamanan dan keamanan wisatawan. Kesepahaman antara Pemda dan PKH Perhutani Kabupaten Ciamis tentang hak-hak pemda dan pihak Perhutani harus segera diselesaikan. Jangan sampai terulang kembali kejadian yang menelan korban jiwa,” tegasnya kepada HR Online usai acara halal bihalal anggota DPRD Kabupaten Pangandaran di aula hotel Horison Palma Pangandaran, Jum’at (15/7/2016).
Iwan menambahkan, maksud Bupati Pangandaran menutup sementara wisata Citumang hingga permasalahan dan nota kesepahaman hak-hak pengelolaan pemda dengan pihak perhutani selesai. Pasalnya, wisata Citumang dikelola oleh pihak Perhutani Ciamis. Sedangkan ketika ada kejadian seperti korban jiwa, berdampak pada Pemda Kabupaten Pangandaran.
“Nah ini bentuk tanggungjawab moral Bupati terhadap wisata Citumang. Wajar saja ketika beliau menyatakan menutup untuk sementara waktu,” imbuhnya.
Masih dikatakan Iwan M Ridwan, dengan ditutupnya Citumang ini sebagai bahan evaluasi bersama untuk menyelesaikan permasalahan yang ada sampai dikeluarkannya nota kesepahaman hak-hak kedua belah pihak. Para pemandu, Karang Taruna, pemerintah desa setempat juga dilibatkan dalam pembahasannya.
“Minimal ada kejelasan kesepakatannya, sehingga Pemda Pangandaran tidak dirugikan nama baiknya kalau terjadi apa-apa. Karena standar sebagai obyek wisata, Citumang harus terpenuhi,” katanya.
Lebih lanjut, Iwan mengatakan Wisata Citumang belum menjadi sebuah obyek wisata yang sesuai. Pasalnya standar operasional prosedur (SOP) pengelolaannya belum ada, seperti tentang kenyamanan, keamanan, dan Asuransi.
“Hak kewenangan dan kewajiban Citumang bisa saja kerja sama dengan pihak Pemda seperti pengelolaannya di serahkan ke Perhutani, tapi peningkatan sarana dan prasarana jalan juga harus ditunjang, jangan hanya sepihak,” Lanjut Iwan. (Madlani/R6/HR-Online)