Ilustrasi. Foto : net/ist
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Realisasi penerimaan pendapatan asli daerah (PAD) Kota Banjar, sampai pertengahan tahun 2016 ini baru mencapai Rp. 53.319.136.338, atau 44,53% dari target Rp. 119.729.205.502.
“Ya harapan sih di pertengahan tahun, bisa mencapai setengahnya dari target yang ada. Namun realiasinya per 17 Juni 2016 hanya capai Rp.53.319.136.338 atau 44,53% dari target Rp.119.729.205.502. Jadi tersisa Rp.66.410.069.163,” ungkap Kasi Penagihan, Evaluasi dan Pelaporan Bidang Pendapatan DPPKA Kota Banjar, Riza Munggaran, kepada HR Online, Senin (27/06/2016).
Dijelaskannya, penerimaan PAD tersebut diantaranya realisasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Rp. 2 miliar atau 30 persen dari target Rp. 7 miliar, BLUD Rumah Sakit Rp. 36 miliar atau 40% dari target 90 miliar, Dinas Pekerjaan Umum Rp. 25 juta atau 18% dari target 137 juta, DCKTLH Rp. 180 juta atau 60% dari target Rp. 300 juta, Dinas Perhubungan Rp. 418 juta atau 42% dari target Rp. 1 miliar.
Kemudian Dinas Capilduk Rp.40 juta atau 18% dari target Rp. 230 juta, DPPKA Rp. 105 juta atau 43% dari target Rp. 245 juta, BPMPPT Rp. 251 juta atau 21% dari target Rp. 1.2 miliar, Distan Rp.308 juta atau 41% dari target Rp. 745 juta dan Disperindagkop Rp.652 juta atau 36% dari target Rp.1.8 miliar.
“PAD dari OPD itu bersumber dari pendapatan pajak daerah, retribusi daerah, hasil perusahaan milik daerah dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, serta pendapatan lain-lain asli daerah yang sah,” jelas dia.
Pihaknya optimis pada waktunya nanti di akhir tahun, semua sumber penerimaan dari beberapa OPD tersebut mampu tercapai.
“Kami sendiri akan bekerja maksimal di lapangan lakukan upaya koordinasi dan komunikasi terhadap obyek pajak,” pungkasnya. (Nanks/R5/HR-Online)