Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata, saat memantau pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016 – 2017, di SMKN 1 Pangandaran, Senin (20/06/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016 – 2017 saat ini sedang berlangsung di masing masing sekolah, mulai dari tingkat SD sampai tingkat SLTA. Hal tersebut menjadi perhatian utama Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata. Untuk itu Jeje pun langsung terjun ke lapangan guna mengetahui dari dekat pelaksanaan PPDB di masing-masing sekolah sembari menekankan dan mensosialisasikan biaya pendidikan gratis harus mulai diterapkan pada tahun ajaran 2016 ini.
Jeje didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kebudayaan Pemuda dan Olahraga (Disdikbudpora) Sobar Sugema dan Kepala Satpol PP Dadang Abdurohman, Kabag Humas Sony Agusman, mulai memantau pelaksanaan PPDB mulai dari wilayah Kecamatan Mangunjaya hingga Kecamatan Pangandaran.
“Pada umumnya pelaksanaan penerimaan siswa baru di masing-masing sekolah berjalan lancar. PPDB di tingkat SMA/SMK malah membludak melebihi kuot,” kata Jeje, saat memantau PPDB di SMKN 1 Pangandaran, Senin (20/06/2016).
Terat kelebihan peserta yang mendaftar ke sekolah negeri, kata Jeje, nantinya akan ‘dilemparkan’ ke sekolah swasta yang ada di Pangandaran. Meskipun masuk ke sekolah swasta, peserta didik baru tersebut tidak boleh dipungut biaya, karena sudah dibiayai oleh Pemerintah Kabupaten Pangandaran. Menurutnya, program pendidikan gratis di jenjang SMA/SMK di Pangandaran dimulai dari tahun ajaran 2016 ini.
“Bila ada sekolah yang nakal, Pemkab akan menegor langsung kepada yang bersangkutan. Jadi, sekolah mulai tahun ajaran sekarang tidak boleh lagi pungut biaya kepada orangtua siswa,” katanya.
Kepala Disdikbud Pangandaran, Sobar Sugema, saat dimintai keterangan oleh Koran HR, Senin (20/06/2016), mengatakan, saat ini penerimaan peserta didik baru di Kabupaten Pangandaran berjalan sesuai prosedur. “Tahun iniada peningkatan ketimbang tahun sebelumnya,” katanya.
Kepala SMKN 1 Pangandaran, Nana, saat ditemui Koran HR, Senin (20/06/2016), mengatakan bahwa tahun ajaran baru 2016/ 2017 ini lebih banyak peserta didik yang berasal dari Pangandaran.
“Hanya beberapa persen saja yang dari luar. Untuk penerimaan peserta didk baru kali ini terbentur Peraturan Gubernur yang mewajibkan tiap sekolah di setiap kelasnya hanya diisi oleh 32 orang pelajar,” katanya. (Ntang/Koran-HR)