Sejumlah anggota Ikatan Motor Kabupaten Pangandaran (IMKP) saat menggelar deklarasi yang digelar di kawasan Bouleverd pantai Pangandaran. Foto: Madlani/HR
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Penghobi otomotif dari berbagai klub motor di Kabupaten Pangandaran, Sabtu (25/06/2016) akhir pekan lalu, secara resmi mendeklarasikan wadah perkumpulan yang dinamai Ikatan Motor Kabupaten Pangandaran (IMKP) yang digelar di kawasan Bouleverd pantai Pangandaran. Perkumpulkan ini dibentuk untuk mempersatukan seluruh klub motor yang ada di Kabupaten Pangandaran.
Pada acara itupun, seluruh anggota IMKP menyatakan sikapnya menolak keberadaan geng motor berkembang di wilayah Kabupaten Pangandaran. Bahkan, mereka siap bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menangkal dan memberantas geng motor.
“Saat ini eksistensi geng motor kembali marak terjadi di berbagai kota di Indonesia. Dan mereka kerap berbuat onar di jalanan. Melihat kondisi seperti itu, kami pun tergerak untuk mengambil bersikap. Sikap kami tak bisa tak tawar lagi, yakni menolak keberadaan geng motor di Pangandaran,” kata Ketua IMKP, Keso, kepada HR Online, Minggu (26/06/2016).
Saat deklarasi tersebut IMKP menyatakan empat komitmennya, diantaranya siap ikut berpartisipasi membantu tugas aparat keamanan menjauhi diri dari kegiatan berandalan bermotor dalam rangka menjaga dan mewujudkan Kabupaten Pangandaran yang aman dan kondusif, menolak dan melarang keras segala bentuk aktifitas berandalan bermotor atau organisasi sejenisnya di wilayah Kabupaten Pangandaran.
Selain itu, mereka pun menyatakan siap mendukung dan mewujudkan situasi kamtibmas yang kondusif, siap ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku jika ada diantara anggotanya yang melakukkan tindakkan pidana dan pelanggaran hukum lainnya, siap menjadi pelopor keselamatan berlalulintas dan siap membantu program kepolisian lalu lintas untuk mensosialisasikan tentang keselamatan berkendara (Safety Riding) dan siap mendukung program Pemerintah Kabupaten Pangandaran untuk menjadikan Kabupaten Pangandaran menjadi tujuan wisata dunia. (Mad/R2/HR-Online)