Areal persawahan di Kecamatan Lakbok yang terendam banjir akibat pendangkalan sungai. Foto: Dokumentasi HR
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Warga Desa Padaringan, Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, dan Desa Puloerang, Kecamatan Lakbok, Kabupaten Ciamis, Provinsi Jawa Barat, kini berbahagia lantaran pendangkalan anak sungai serta apur Lakbok Utara sudah ditangani pemerintah.
“Normalisasi anak sungai serta pengerukan apur di wilayah Lakbok Utara, sekarang lagi dikerjakan. Mudah-mudahan kedepannya bisa meminimalisir kekhawatiran yang selama ini menghantui para petani,” kata Nurdin, warga RT 09 RW 02, Dusun Cikadondong, Desa Puloerang, ketika ditemui Koran HR, pekan lalu.
Nurdin mengaku sangat berterimakasih kepada pemerintah, mulai dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten yang telah mendengar dan menindaklanjuti aspirasi para petani di wilayah Lakbok Utara.
“Selama ini petani selalu dihantaui luapan air, baik itu dari luapan anak sungai atau apur akibat pedangkalan. Dengan adanya normalisasi dan pengerukan anak sungai serta apur, banjir yang selama ini dikhwatirkan petani tidak lagi terjadi,” katanya.
Tatang, warga RT 27 RW 04, Dusun Karangtengah, Desa Sukamulya, Kecamatan Purwadadi, juga merasa senang dengan adanya upaya normalisasi anak sungai dan pengerukan apur yang wilayah Lakbok Utara.
Kepala Desa Sukamulya, Surahman, SI.p, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada pemerintah yang telah merealisasikan keinginan petani. (Andri/Koran-HR)