Kamis, April 3, 2025
BerandaBerita PangandaranKarena Sebab Ini, Banyak Pemotor di Pangandaran Ditilang Polisi

Karena Sebab Ini, Banyak Pemotor di Pangandaran Ditilang Polisi

Anggota Unit Lantas Polsek Pangandaran, saat menggelar Operasi Patuh 2016, di depan Mapolsek Pangandaran, Rabu (18/05/2016). Foto: Entang Saeful Rachman/HR

Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-

Kasus pelanggaran lalu lintas di Kabupaten Pangandaran tampaknya masih tinggi. Hal itu diketahui setelah Unit Lantas Polsek Pangandaran, Rabu (18/05/2016), menggelar Operasi Patuh 2016 di tiga tempat yang berbeda dalam waktu yang bersamaan. Pelanggar lalu lintas ternyata didominasi oleh pengendara sepeda motor. Mereka yang ditilang rata-rata tidak memakai helm atau tidak memiliki SIM.

Wakil Kapolsek Pangandaran, AKP Musa, mengatakan, dalam Operasi Patuh kali ini, pihaknya menggelar razia di tiga tempat yang berbeda, yakni di depan Mapolsek Pangandaran, di daerah Sidamulih dan di daerah Emplak.

“Dari hasil operasi ini, ternyata masih banyak pengendara sepeda motor yang melakukan pelanggaran. Dan jumlahnya pun masih banyak seperti pada operasi sebelumnya,” katanya, usai menggelar Operasi Patuh.

Musa menambahkan, kesadaran berlalu lintas, khususnya pengendara sepeda motor di Pangandaran masih rendah. Dia mengatakan, pengendara sepeda motor di Pangandaran masih terbiasa tidak menggunakan helm. “Dalam operasi kali ini kami tidak mentolerir siapapun yang melanggar hukum. Ada pengendara yang tidak memakai helm, langsung kami tilang,” ujarnya.

Namun demikian, lanjut Musa, masih banyak pengendara sepeda motor yang menghindar atau tidak melintas menggunakan jalur utama saat pihaknya menggelar razia. “Kami mendapat laporan bahwa banyak pengendara sepeda motor, terutama yang tidak menggunakan helm dan tidak memiliki kelangkapan surat kendaraan, menggunakan jalur tikus saat anggota kami tengah menggelar razia,” katanya.

Padahal, lanjut dia, pihaknya sudah berupaya menggelar razia di tiga lokasi yang berbeda. Namun, tetap saja masih banyak pelanggar yang lolos dengan menggunakan jalan tikus. “ Hal itu terjadi karena personil kami sangat minim. Jadi, tidak mampu menjangkau ke seluruh wilayah di Pangandaran,” pungkasnya. (Ntang/R2/HR-Online)

Wisata Tanjung Duriat

Momen Libur Lebaran 2025, Wisata Tanjung Duriat di Sumedang Diserbu Pengunjung

harapanrakyat.com,- Mengisi momen libur panjang lebaran Idul Fitri 1446 Hijriah, ribuan wisatawan memadati wisata Tanjung Duriat yang berada di Pesisir Waduk Jatigede. Tempat ini...
Rainbow Slide Nalisa Cipanten di Majalengka

Menjajal Rainbow Slide Nalisa Cipanten yang Lagi Viral di Majalengka, Favorit Wisatawan saat Libur Lebaran

harapanrakyat.com,- Rainbow Slide di objek wisata Nalisa Cipanten, Kecamatan Sindang, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat sedang viral dan menjadi buruan wisatawan. Luar biasanya, wahana Rainbow...
Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

Kapan ASN Harus Masuk Kantor Usai Lebaran 2025? Ini Jawaban Wamendagri

harapabrakyat.com,- Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus sudah masuk kantor pada Selasa tanggal 8 April 2025 seusai libur lebaran. Oleh karena itu, ASN tidak...
Pemudik di Stasiun Kota Banjar

Arus Balik Pemudik di Stasiun Kota Banjar Meningkat, Tiket Hingga H+7 Lebaran Ludes Terjual

harapanrakyat.com,- Memasuki H+3 lebaran Idul Fitri 1446 H situasi arus balik pemudik pengguna layanan kereta api Stasiun Kota Banjar, Jawa Barat, Kamis (3/3/2025). Tiket...
Pengunjung pantai di Cikalong Tasikmalaya

Pengunjung Pantai di Cikalong Tasikmalaya Membludak, Petugas Perketat Keamanan

Harapanrakyat.com - Pada masa libur Lebaran 1446 Hijriah, pengunjung pantai di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, membludak, Kamis (3/4/2024). Lonjakan pengunjung ini mendorong...
Pemancing Hanyut Terbawa Arus di Sungai Cipalu Tasikmalaya

Pemancing Hanyut Terbawa Arus Sungai di Tasikmalaya

harapanrakyat.com,- Seorang pemancing hanyut terbawa arus di Sungai Cipalu, Desa Nangelasari, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025) petang. Korban bernama Ratim (42)...