Ilustrasi. Foto: Ist/Net
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Camat Pamarican, Yusuf Maolana, memanggil seluruh jajaran panitia penyelenggara Pilkades dan BPD Desa Sidaharja. Upaya itu dilakukan untuk meluruskan persoalan yang kini menjadi polemik di masyarakat.
“Setelah adanya pengaduan dari tiga calon yang merasa dirugikan, kami telah meminta penjelasan dari jajaran panitia dan BPD Desa Sidaharja. Hasilnya, kejadian yang diduga kecurangan salah satu timses itu di luar mekanisme pelaksanaan Pilkades. Intinya, masalah tersebut di luar dari pelaksanaan, dimana secara administrasi, panitia telah menjalankan tugasnya sebagai mana mestinya, mulai dari tahapan awal hingga pleno penghitungan suara disini tidak ada masalah, semua saksi dan calon juga sudah menyetujui dan menandatangani berita acaranya,” kata Yusuf, kepada Koran HR, Selasa (19/04/2016).
Yusuf menjelaskan, persoalan yang terjadi pada hari pelaksanaan Pilkades itu murni ulah pihak ketiga (sponsor) dan bukan calon yang bersangkutan. Namun demikian, pihaknya tetap menghargai tiga calon yang akan menempuh jalur hukum dan membuat pelaporan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh timses. [Berita Terkait: Diduga Curang, 3 Calon Kades di Ciamis Gugat Calon Pemenang]
“Itu hak mereka untuk melakukan pengaduan. Namun kami tetap berharap, semua masalah tersebut bisa secepatnya diselesaikan,” katanya.
Ketua BPD Desa Sidaharja, Mujiatul Qolimun, saat ditemui HR usai dipanggil Camat, Selasa (19/04/2016), mengatakan, pihaknya telah menjalankan tugas semaksimal mungkin. Diapun berpendapat bahwa polemik yang terjadi saat ini adalah di luar kewenangan pihaknya.
“Jika ketiga calon tetap akan melanjutkan pengaduan gugatannya ya monggo, itu hak mereka. namun kami selaku BPD sudah semaksimal mungkin untuk meluruskan masalahnya, seperti halnya waktu hari H, setelah adanya pengaduan pihak kami dibantu aparat kepolisian langsung bertindak dan menyegel beberapa pedagang yang melayani kupon gratis. Dan saat rapat pleno penghitungan suara di desa semua saksi juga sudah tidak ada keberatan apa-apa, semuanya ikut menandatangani hasil penghitungan suara akhir,” katanya. (Suherman/Koran-HR)