Ilustrasi. Foto: Ist/Net
Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),-
Kelompok Arena Burung Pawindan (Arbidan) akan mengadakan kontes burung berkicau dengan tajuk Gebyar Wakil Bupati Ciamis Cup. Acara tersebut rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 1 Mei 2016, di perempatan Cirahong Jalan Lingkar Selatan atau tepatnya di Desa Pawindan, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.
Ketua Panitia Acara, Jefri Angga S, ketika ditemui Koran HR, di sela-sela acara rapat persiapan, Minggu (24/4/2016), mengatakan, kontes burung berkicau yang akan dilaksanakan Arbidan merupakan kegiatan untuk memajukan pariwisata Kabupaten Ciamis.
Jefri menuturkan, momen kontes burung itu juga untuk menjalin silaturahmi seluruh pencinta burung berkicau, baik dari pecinta burung dari wilayah Kabupaten Ciamis maupun pecinta burung dari luar Kabupaten Ciamis.
“Untuk peserta sendiri nantinya diikuti oleh pecinta burung berkicau se-Jawa Barat dan Jawa Tengah. Ini merupakan kontes kelas regional, sehingga pesertanya pun tentunya akan banyak. Mereka akan memperebutkan hadiah sejumlah uang dan piala bergilir Wakil Bupati Ciamis,” katanya.
Selain itu, kata Jefri, tentunya acara nanti tidak hanya sekedar kontes burung saja, melainkan ada hal lain yang bisa membawa dampak yang baik terhadap Kabupaten Ciamis, khususnya dalam perekonomian di masyarakat.
Dengan adanya acara kontes tersebut, lanjut Jefri, maka masyarakat sekitar bisa merasakan dampaknya. Mereka bisa menambah pendapatan dengan berjualan di lokasi kontes digelar. Intinya penyelenggara ikut memberdayakan masyarakat sekitar.
“Mempererat tali silaturahmi seluruh komunitas pencinta burung berkicau yang sangat penting. Terlebih sekarang ini khususnya di Ciamis banyak sekali perkumpulan komunitas pencinta burung berkicau,” katanya.
Sementara itu, Wakil Bupati Ciamis, Oih Burhanudin, mengatakan, acara kontes burung berkicau dengan peserta dari berbagai daerah ini tidak hanya sekedar lomba semata. Tetapi, dalam acara itu pun akan diselingi dengan promosi parawisata Ciamis.
“Dalam acara ini akan dihadiri para pencinta burung berkicau dari berbagai daerah. Jadi, moment ini sangat tepat digunakan untuk mempromosikan parawisata Ciamis,” katanya, kepada Koran HR, Senin (25/04/2016).
Oih pun mengakui pasca Pangandaran berpisah dari Ciamis, geliat parawisata di Tatar Galuh jadi meredup. Padahal, lanjut dia, masih banyak objek wisata di Ciamis yang layak dikunjungi wisatawan. “Parawisata Ciamis dulu terlalu terpusat ke Pangandaran. Jadi, objek wisata lainnya seperti Astana Gede, Situwangi dan Situ Panjalu belum dipromosikan dengan baik. Makanya, event-event besar yang digelar di Ciamis, harus disenergikan dengan promosi parawisata. Hal itu agar parawisata Ciamis kembali menggeliat,” pungkasnya. (es/Koran-HR)