Ilustrasi. Foto: Ist/Net
Berita Pangandaran, (harapanrakyat.com),-
Kelelawar besar atau Kalong di kawasan Objek Wisata cagar alam Pantai Pangandaran, Provinsi Jawa Barat, mulai menurun. Pasalnya, masyarakat kini sudah mulai jarang melihat kalong. Padahal, tiga sampai empat tahun kebelakang masyarakat masih sering melihat kalong menghiasi langit sore Pangandaran.
Adriansah, warga Pangandaran, ketika ditemui Koran HR, Selasa (15/03/2016) lalu, membenarkan kondisi menurunnya populasi kalong di kawasan cagar alam. Dia menduga habitat kalong yang terdapat di cagar alam sudah terganggu.
“Biasanya setiap menjelang sore hari, kalong selalu terlihat di langit Pangandaran. Tapi belakangan ini justru jarang sekali melihatnya,” kata Adriansah.
Kepada Koran HR, Adriansah, masih sempat menikmati kemunculan ribuan kalong di langit Pangandaran. Menurut dia, kondisi itu menjadi pemandangan tersendiri saat berkunjung ke pantai Pangandaran.
Senada dengan itu, Irfan Ramdiansah, pemerhati lingkungan dan binatang di Pangandaran, mengaku pernah melihat gerombolan kalong menghiasi langit Pangandaran saat sore dan pagi hari. “Sangat indah sekali saat melihatnya,” kata Irfan.
Irfan mengungkapkan, pemandangan sore dan pagi saat gerombolan kalong beterbangan seperti itu sebenarnya menjadi daya tarik tersendiri untuk kawasan Objek Wisata Pantai Pangandaran. Tapi sayang, saat ini hal itu tidak lagi bisa didapatkan di Pangandaran.
Kepada Koran HR, Irfan mengungkap aksi penangkapan kalong yang dilakukan oknum pemburu dengan dalih menangkap kalong untuk pengobatan. Mereka meyakini daging kalong memiliki khasiat menyembuhkan berbagai penyakit.
“Mereka (pemburu) menangkan kalong dengan layang-layang yang dipasangi umpan dan pancing pada tali layang-layang,” katanya. (Ntang/Koran-HR)