Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sejumlah atlet tenis lapangan asal Kecamatan Banjarsari, merasa dianaktirikan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis. Pasalnya, selama ini para atlet tenis lapangan jarang mendapat pembinaan dan perhatian, meski kerap mewakili Ciamis dalam sejumlah even bergengsi tingkat provinsi.
Saptari, salah seorang atlet tenis lapangan usia sekolah dasar, ketika ditemui Koran HR, pekan lalu, berharap mendapat pembinaan dari pemerintah daerah. Dia mengaku selama ini atlet tenis lapangan selalu luput dari perhatian.
Senada dengan itu, Lala, petenis lapangan, mengungkapkan, selama ini atlet petenis lapangan kurang diperhatikan. Padahal menurut dia, cabang olahraga tenis lapangan sering dipertandingkan dalam even-even besar, salah satunya PON.
“Kalau tidak dibina, bagaimana cabor tenis lapangan bisa maju. Harusnya petenis lapangan dirangkul. Jangan hanya cabor lain yang diperhatikan. Olahraga ini bukan hanya milik orang berduit, tapi juga milik kita semua,” katanya.
Endang, pelatih tenis lapangan asal Banjarsari,mengatakan, Banjarsari berhasil menelorkan banyak petenis lapangan muda berbakat. Sayangnya, pembinaan terhadap para petenis masih minim.
“Para petenis muda yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu merupakan aset bagi Ciamis. Harusnya jangan dibiarkan dan disia-siakan,” ucapnya. (Andri/Koran-HR)