Panit Reskrim Polsek Banjar, Aiptu. Mamat Abidin, mendamaikan sepasang kekasih yang terlibat pertengkaran. Photo: Hermanto/HR.
Berita Banjar, (harapanrakyat.com),-
Seorang perempuan berinisial Lin (21), warga Kabupaten Ciamis, nyaris melakukan bunuh diri dengan cara melompat ke Sungai Citanduy. Aksi tersebut hendak dilakukannya setelah bertengkar dengan kekasihnya berinisial RN (22), warga Sumanding, Kota Banjar, Rabu (09/03/2016).
Menurut keterangan sejumlah saksi, peristiwa itu terjadi sekitar jam 10.00 WIB di taman bantaran Sungai Citanduy, tepatnya di belakang Rumah Sakit Patroman Medical Center (PMC) Banjar.
Pertengkaran itu berawal dari permasalahan hubungan cinta antara Lin dan RN, dimana diantara keduanya banyak terjadi kesalahpahaman dan ketidakcocokan dalam jalinan hubungan asmaranya.
Akibat percekcokan itu, Lin berusaha akan meloncat ke Sungai Citanduy. Beruntung, aksi nekadnya itu berhasil dicegah RN dan sejumlah warga yang kebetulan sedang berada di sekitar tempat kejadian.
Permasalahannya saya tidak tahu, namun yang saya tahu mereka sedang bertengkar hebat hingga si perempuannya mau melompat ke sungai,” ujar Cecep (50), salah seorang warga yang tengah berada di lokasi tak jauh dari pasangan kekasih tersebut.
Hal sama juga dikatakan Wawan (30), warga lainnya. Menurut dia, pertengkaran mereka tadinya hanya biasa-biasa, tapi lama-kelamaan malah semakin memanas, sampai si perempuannya akan meloncat ke sungai.
“Saya hanya sempat melihat perempuan itu mau melompat ke sungai. Untungnya bisa dicegah oleh kekasihnya,” kata Wawan.
Tidak lama berselang, petugas polisi dari Polsek Banjar datang ke lokasi kejadian dan membawa sepasang kekasih tersebut ke Mapolsek Banjar, untuk dimintai keterangannya.
Panit Reskrim Polsek Banjar, Aiptu. Mamat Abidin, mengatakan, pertengkaran mereka hanya kesalahpahaman saja, sehingga polisi memfasilitasi dan mendamaikan sepesang kekasih tersebut dengan disaksikan keluarga dari kedua belah pihak.
“Penyebab pertengkaran mereka hanya salah paham saja. Masalah ini sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan,” kata Mamat. (Hermanto/R3/Koran-HR)